oleh

Kawal Kasus Mafia Tanah, Pengacara dan Keluarga Korban Kembali Datangi Mapolda Sumsel

TRIBUNPOS PALEMBANG , SUMSEL – Kelanjutkan proses kasus pembunuhan anggota Polri oleh mafia tanah yang ada di Empat Lawang kembali di lanjutkan. Tim kuasa hukum berserta keluarga korban kembali mendatangi Ditreskrimum Polda Sumsel untuk meminta pengawalan kasus tersebut.

Hasil audiensi yang di lakukan keluarga berserta tim Mapolda Sumatera Selatan, Kuasa hukum Fedy Siswanto, S.H. didampingi Usman dari Law Office Misnan Hartono dan Fartners.


Kuasa hukum keluarga korban menemukan titik terang di mana terdapat point utama yaitu untuk melakukan uji forensik, agar kematian korban jelas di sebabkan oleh apa. ” Kemarin belum sempat di lakukan uji forensik setelah kematian korban hanya di visum dan langsung di makamkan, untuk uji forensik kita sedang menunggu persetujuan dengan pihak keluarga, dan di harapakan kasus ini diselesaikan seadil-adilnya” ujar Fedy didampingi Usman tim kuasa hukum korban, Senin, (14/9/2020).

Tersangka terjerat pasal 339-340 KUHP tentang pembunuhan.

Kasus ini sebenarnya berawal dari sengketa tanah, dan berakhir dengan keributan cekcok antara kedua keluarga dan mengakibatkan terbunuhnya korban. ” Kami juga berharap pihak kepolisian tidak melindungi pelaku utama dari otak pembunuhan ini, takutnya nanti jadi dendam turun menurun antar keluarga, dan di harapak pihak kepolisian bersikap netral tidak melindungi para pelaku baik itu anggota ataupun oknum-oknum di belakangnya,” tambah Fedy tim kuasa hukum korban.

Usai melakukan Audensi di ruang Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrisum) Polda Sumsel, Kombes Hisar Siallagan, S.I.K, pihak Polda Sumsel di wakilkan oleh kasubid III Jatanras Polda Sumsel, kompol Suryadi  mengatakan bahwa pihak Polda Sumsel akan mengawal kasus tersebut.

” Untuk proses penyelidikan dan penyidikan tetap dilakukan oleh Polres Empat Lawang, dimana korban merupakan anggota aktif Polri yang bertugas di Polda Metro Jaya, total pelaku di perkirakan lebih dari 6 orang dan sudah kita serahakan kepada penyidik di Polres Empat Lawang” ujar Kompol Suryadi.

Harapan yang di harapakan oleh pihak keluarga terhadapan Polda Sumsel tetap melakukan pengawasan terhadap kasus tersebut. (TIM TRIBUN)

Komentar

Headline