oleh

Kapal BCM Milik Kemenhan Dipreteli Pencuri, Polisi Amankan 7 Pelaku

Laporan Badiamin Sinaga, Serang, Banten

SERANG, Tribunpos.com | Satuan Reskrim Polres Cilegon menangkap pelaku pencurian besi tua kapal Bantu Cair Minyak (BCM) milik Kementerian Pertahanan di lokasi galangan kapal Margagiri, Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten. Tujuh pelaku diamankan saat sedang mempreteli dengan cara memotong bagian plat besi dari badan kapal.

Besi-besi hasil curian pemotongan kapal tersebut tidak dikeluarkan dari pintu masuk perusahaan. Melainkan oleh para pelaku dikeluarkan melalui jalur laut pakai perahu kayu.

Barang bukti potongan besi plat hasil curian dari kapal Bantu Cair Minyak (BCM) milik Kementerian Pertahanan di lokasi galangan kapal Margagiri, Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten. (Dok. Badiaman Sinaga, Tribunpos.com)

Menurut keterangan sumber, pada Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 21.00 Wib, Tim Reskrim Polres Cilegon mendatangi galangan kapal milik PT. Anugrah Buana Marine (ABM), guna melakukan penangkapan kepada 7 orang yang diduga kuat memotong kapal BCM.

Seperti yang dituturkan Jon salah satu karyawan PT ABM kepada Tribunpos.com, mereka sebenarnya sudah 2 hari melakukan kegiatan. “Sempat saya tegur, tapi mereka menunjukan SPK (Surat perintah Kerja), ya saya tidak lanjut lagi menegurnya,” kata Jon.

Setelah hari kedua, Selasa (25/6/2019), sambung Jon, mereka (diduga pelaku) mau kerja lembur, kembali dirinya menegur, tapi tak dihiraukan dan malam itu terjadi penangkapan.

Ketika wartawan Tribunpos.com mencoba menelusuri perizinan galangan kapal milik PT. ABM, ternyata perusahaan itu belum mengantongi izin resmi dari badan terkait.

Kasie Rencana Pembangunan KSOP Banten Robin mengatakan, PT Anugrah Buana Marine belum mengantongi izin Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS). “Iya itu PT ABM belum punya izin TUKS-nya,” ujar Robin.

Saat dikonfirmasi Ja’far selaku Manejar PT Anugrah Buana Marine melalui telepon tidak ada jawaban.

Sementara Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso saat dikonfirmasi media ini terkait penangkapan juga belum bisa dimintai keterangan resmi. Telepon dan pesan singkat Tribunpos.com belum direspon.

Timbul pertanyaan publik, apakah penanganan kasus ini sudah tepat oleh pihak Polres Cilegon, karena secara TKP nya kan berada di wilayah pesisir perairan Polair Polda Banten?. (Red)

Editor: Sandi Pusaka Herman

Komentar

News Feed