oleh

Jambret di Palembang Terkesan Remehkan Keberadaan Polisi Atau Bukti Kegagalan Pemerintah ???

TRIBUNPOS  PALEMBANG – Audia Zulhija Kaharani (15) siswi SMK Negeri 6 Palembang, menjadi korban jambret, Minggu, (23/08/20) sekira pukul 16:30 WIB di jalan Kramajaya, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Ilir Barat 1, tepatnya didepan Rumah Dinas Walikota, Palembang.

Berdasarkan keterangan korban, ia hendak pulang menuju rumahnya yang berada di jalan Talang Kerangga, Kelurahan 30 ilir, Kecamtan Ilir Barat 2 Palembang.


Dalam perjalanannya korban mengendarai sepeda motor beat melintas di Jalan Kramajaya. Pelaku yang telah mengintai mangsanya dengan mengendarai motor berboncengan 2 dengan cepat menarik Tas selempang warna coklat yang melingkar ditubuhnya dan menendang korban hingga terjatuh bersama motornya. Akibatnya korban mengalami luka-luka bagian wajah serta tubuhnya. Melihat kejadian tersebut warga setempat dan pihak Pol-PP yang lagi dinas jaga membantu dan membawa korban ke Pos Pol-PP Rumah Dinas Walikota Palembang untuk mendapatkan pertolongan pertama.

” Aku mau pulang kerumah, sehabis mengantar temanku yang pulang ke Lemabang, tiba-tiba dari samping kanan aku dipepet motor yang berboncengan 2 orang langsung menarik tas dan menendangku hingga terjatuh di aspal jalan. Saat itu gelap yang kurasakan dan tidak tahu apa-apa lagi, setelah tersandar aku di ‘Pos Pol-PP Rumah Dinas Walikota’ Palembang,” ujar Audi (korban).dalam keteranganya dalam keadaan terluka kepada pihak TRIBUNPOS .

Menurut keterangan Rusdi (66) ia mendengar suara kendaraan seperti tabrakan atau jatuh ke Aspal dengan keras, hingga saya keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi. “Saya lihat anak perempuan dengan motornya tergeletak dijalan, dan bersamaan saya datang juga rombongan Pol-PP yang sedang berjaga di Rumah Dinas Walikota Palembang,” ujar Rusdi.

” Menurut keterangan pihak TRIBUNPOS yang didapatkan dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihak Pol-PP yang tidak mau di sebutkan namanya saat sedang berdinas dikediaman ‘Rumah Dinas Walikota’, dia dan rekan-rekannya lagi tugas jaga, mendengar suara kendaraan yang terjatuh, mereka berlarian ketempat kejadian dan segera memberi pertolongan kepada korban dan mengamankan kendaraannya.

” kami tidak mendengar teriakan korban kena jambret atau apa, hanya suara motor yang terjatuh membentur aspal dijalan. Kami segera menghubungi atau mengabarkan orang tua korban dan keluarga dalam peristiwa kejadian ini,” ujarnya.

Tak lama, ibu dan pihak keluarga korban datang membawa korban yang dalam keadaan terluka kerumah sakit untuk melakukan pengobatan dan perawatan. Dan segera mungkin melaporkan kepihak berwajib atas peristiwa yang telah terjadi pada anaknya.

“Tindak kejahatan bermotif penjambretan di Kota Palembang yang masih terus berlangsung mengintai warga menuai asumsi di lingkungan masyarakat. ” Pihak Kepolisian terkesan belum mampu melakukan pencegahan tindak kejahatan atau Pihak pejabat pemerintah di Kota Palembang yang belum mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi pengangguran sehingga perbuatan melawan hukum masih berlangsung di Kota Palembang”.

Wartawan : Deddy Iswanto

Editor         : Indra Darmawan

Komentar

Headline