oleh

Ismail Sukardi Pimpin KAHMI Kota Palembang

Laporan Wartawan Tribun Pos, Kaka Kertapati, Palembang, Sumsel

PALEMBANG, Tribunpos.com | DR Ismail Sukardi MAg, terpilih menjadi Ketua Umum Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Palembang periode 2019-2024, setelah menang dalam pemilihan pada Musda II di Ballroom Hotel Swarna Dwipa, Kambang Iwak, Palembang, Sabtu (13/07/2019).

Wakil Rektor I Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang juga Dosen Fakuktas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan ini mengantongi 97 suara, unggul dari rivalnya politisi dan juga pengusaha KAHMI muda, Qodri Usman Siregar SP, memperoleh 57 suara.

Baca Juga: 3 Presidium FORHATI Palembang Terpilih, Hibza Meiridha Badar Salahsatunya

Setelah terpilih, Ismail Sukardi memberikan sambutan. Ia mengatakan, amanah menjadi Ketua Umum KAHMI Kota Palembang yang dipercayakan kepadanya itu begitu berat.

Namun, Insya Allah atas pertolongan Allah dan dukungan dari semua alumni kader, amanah yang berat itu akan bisa diemban dan dituntaskan dengan mudah secara bersama.

“Saya mengawali sambutan ini dengan kalimat Innalillahi, karena saya yakin bahwa suatu jabatan pada hakekatnya merupakan ujian yang diberikan kepada hamba-Nya,” ujar Ismail dalam sambutannya di hadapan para peserta Musda KAHMI.

Baca Juga: Sempat Memanas, Hendri Zainuddin Mundur dari Pencalonan

Ia berharap, kepemimpinannya akan mampu memberikan nuansa baru bagi perkembangan dan dinamika kepengurusan di tubuh alumni HMI.

“Namun yang terpenting, tetap menjaga kebersamaan, silaturahmi, sinergitas, dan kerjasama yang baik antar seluruh alumni kader,” ucapnya.

FOTO BERSAMA: Ketua Umum Majelis Wilayah KAHMI Provinsi Sumsel, Joncik Muhammad, (tengah batik cokelat), Qodri Usman Siregar (kiri jaket hitam), Arianto Dina, Sekum KAHMI Sumsel, Ismail Sukardi, Ketua Umum terpilih MD KAHMI Kota Palem ang (Batik Hijau), Ajis Kamis (Kemeja Putih) dan Rebo Iskandar Pohan (Kemeja Hijau).

Dirinya bertekad, akan mengembalikan KAHMI Kota Palembang kepada khittahnya, yaitu sebagai organisasi Islam yang mampu mendorong lahirnya insan-insan akademis kader HMI yang unggul, profesional, dan religius.

“Ingin menjadikan KAHMI sebagai bagian dari solusi masalah-masalah kebangsaan dan keumatan khususnya dalam ruang lingkup kota Palembang,” ujarnya.

“Selanjutnya, ingin mengubah orientasi kader HMI & alumni HMI yang terlalu pragmatis dan politis menjadi lebih akademis dan substantif,” tutupnya. (Red)

Editor: Sandi Pusaka Herman

Komentar

News Feed