oleh

IMM Palembang Mengecam Tindak Kekerasan Terhadap Aktivis

TRIBUNPOS PALEMBANG – Puluhan bahkan ratusan Mahasiswa di berbagai sudut kota, berbagai warna kebesaran diantaranya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kota Palembang, turut serentak turun bergabung menyuarakan Solidaritasnya bersama Mahasiswa dan Aktivis lainnya di halaman depan pintu masuk Universitas PGRI (UPGRI) Palembang.

Mahasiswa kembali melanjutkan Demonstrasi ataupun “Aksi Menolak” dan meminta adanya pertanggung jawaban dari pihak UPGRI Palembang terkait adanya oknum keamanan (Satpam) melakukan tindak kekerasan terhadap salah satu aktivis dan mantan Presiden Mahasiswa UPGRI Palembang Andi Leo.


Kali ini berbeda dengan aksi sebelumnya puluhan bahkan ratusan Mahasiswa dari berbagai elemen kampus, organisasi kepemudaan bahkan turut serta mahasiswa dari organisasi-organisasi daerah pun ikut dan turut hadir dalam nuansa meminta keadilan. Aksi berjalan lancar dan kondusif.

Dan adapun tuntutan para mahasiswa terkhususnya IMM kota Palembang meminta aparat kepolisian dapat mengambil langkah hukum untuk memproses tindakan premanisme yang ada di lingkungan UPGRI Palembang.
” IMM akan turut serta mengawal dan mengawasi proses ini dari awal sampai akhir, ” ucap dalam Orasi, M.Wahyu Nugroho selaku ketua umum IMM.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Bidang Hikmah, IMM Palembang, Herom Wihanda. ” Atas kejadian di UPGRI sudah mencederai harkat martabat bangsa, dimana sebagai Universitas PGRI yang notabenenya untuk melahirkan para guru-guru pendidik, kelak bakal menjadi tumpuan harapan bangsa serta untuk mencerdaskan putra-putri Anak Bangsa sudah ternodai oleh Ulah oknum keamanan ( Satpam), ” terang Herom yang juga Sekretaris Jenderal Persatuan Mahasiswa Pergerakan Sumatera Selatan (Sekjen PMPSS).

Ia meminta adanya pertanggung jawabannya dan ketegasan pihak Tektorat UPGRI Palembang untuk meminta ma’af atas kejadian tersebut. “IMM Palembang tidak akan berhenti untuk mengawal proses ini sampai terang benderang, ” teriak Herom.

Wartawan : Syaiful Jabrig

Editor         : Indra Darmawan

Komentar

News Feed