oleh

Harga Naik, Petani Karet Kembali Bangkit dan Tersenyum

TRIBUNPOS WAYKANAN , LAMPUNG – Sejumlah petani karet di Kabupaten Way Kanan khususnya petani di Kecamatan Umpu Semenguk kembali bangkit setelah harga di tingkat pengepul relatif baik sehingga dapat menggulirkan ekonomi masyarakat pedesaan.

“Kami menerima informasi karet itu akan naik 70% Kabupaten Way Kanan Minggu ini sudah mulai berjalan dengan lancar,” ujar warga Negeri baru (02/11).


Petani karet yang memiliki lahan karet seluas satu hektare itu sebelumnya menjadikan andalan ekonomi masyarakat dengan harga di tingkat pengepul Rp7.000/Kg.

Namun, belakangan harga karet di Kabupaten Way Kanan terpuruk hingga kisaran Rp.4000/Kg, sehingga perkebunan karet banyak dibiarkan tanpa perawatan bahkan dilakukan penebangan. Sebab, biaya perawatan dan penghasilan tidak seimbang akibat harga karet di pasaran anjlok terus menerus.

Saat ini, petani kembali bangkit karena harga karet mulai berjalan 70% dari 40% di kabupaten Way Kanan saat ini. Mereka (petani) kini menjual karet ke pengepul dengan harga Rp 7 ribu/Kg dan pengepul karet di kampung-kampung.

Begitu juga Ali, seorang petani di Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, mengatakan membaiknya harga karet di pasaran itu tentu dapat membangkitkan kembali perekonomian masyarakat.

” Sebelumnya, perkebunan karet menjadikan andalan pendapatan ekonomi petani saat harga Rp7 ribu sampai RP 9.000/Kg,” ujar Ali mengakhiri.

Wartawan : Agus

Editor         : Liz Chaniago

Komentar

Headline