21 Januari 2022
oleh

Habiskan Anggaran Rp 7 M, Bangunan Pasar Pulau Mas Empat Lawang Terbengkalai, Sungguh Mubazir!

Liputan: Kurniawan/ Wartawan Tribunpos Empat Lawang, Sumsel

TRIBUNPOS, EMPAT LAWANG | Bangunan Pasar Pulau Mas di Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang, Sumatera Selatan, tampak terbengkalai lantaran tak difungsikan.


Padahal pembangunan pasar yang terletak di pusat kota Tebing Tinggi itu, telah menghabiskan anggaran Rp 7 M lebih. Sungguh sangat disayangkan dan terkesan menghamburkan uang negara.

Pantauan Tribunpos.com, tampak jelas bangunan pasar tersebut mulai rusak dan dipenuhi semak belukar.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun tim redaksi Tribunpos, sejak dibangun pasar itu belum pernah berfungsi.

Yanto warga Tebing Tinggi, menyesalkan dan prihatin bercampur kecewa atas kondisi tersebut. Bagaimana tidak, bangunan yang sudah menelan anggaran besar hingga miliaran rupiah itu, dibiarkan tanpa ada manfaatnya.

“Sejak dibangun pasar Pulau Mas itu belum pernah ada aktifitas sama sekali. Bangunannya hanya dibiarkan saja,” ungkapnya saat melintas di lokasi pasar, Selasa (10/8/21).

Tim pun menelusuri bangunan tersebut, dan memang selain tidak terawat, hingga terkesan angker.

Di lokasi juga ditemukan beberapa bekas botol minuman beralkohol.

Tim pun mendapat info dari warga sekitar, bahwa di lokasi tersebut biasa dijadikan anak muda pacaran khususnya malam minggu.

Selain kondisi rumput yang tidak terawat, dinding maupun atap bangunan sudah mulai hancur. Beberapa bangunan pun sudah mulai retak, sehingga akan menelan dana yang besar apabila ingin direnovasi.

Menurut keterangan warga lainnya yang melintas, bangunan yang rencananya diperuntukan pasar rakyat tersebut sudah kurang lebih 6 tahun selesai tapi tak kunjung dimanfaatkan.

“Setau saya, sudah 6 tahun lebih bangunan tersebut berdiri, sejak selesai entah kenapa tidak ada pedagang yang berjualan disitu,” ungkapnya Sayid saat ditanyai awak media.

Tim pun mencoba menanyakan ke Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat.

Kepala Bidang Perdagangan, Yeni saat dikonfirmasi terkait bangunan yang belum dipakai tersebut, engan menjawab secara detail.

Saat dikonfirmasi terkait berapa anggaran dan bersumber dari mana, Yeni terkesan mengelak. Ia beralasan sudah memberikan jawaban ke wartawan lain.

“Mohon maaf sebelumnya, karena pertanyaannya sama persis ada baiknya diskusikan saja dengan wartawan bernama Andika, terimakasih,” jawabnya melalui pesan singkat Whatsapp.

Saat dijelaskan bahwa tim bukan dari media yang sama, Yeni pun mengalihkan wartawan Tribunpos untuk menghubungi Feri. Menurutnya Feri adalah Kabid sebelumnya saat pembangunan pasar tersebut.

Menurut sumber yang didapat tim media Tribunpos.com. Bangunan pasar dibangun kisaran tahun 2015 lalu.

Namun hingga kini, bangunan pasar Pulau Mas yang mengunakan anggaran Kementrian Perdagangan senilai Rp7 Milyar tersebut sama sekali tidak di manfaatkan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Empat Lawang Hery, saat dihubungi di nomor  0895-2217-****, oleh awak media yang ingin menanyakan bangunan  yang terbelengkai tersebut, hingga berita ini masuk ke dapur redaksi, belum ada jawaban. Walaupun pesan yang dikirim awak media sudah dibaca dengan centang biru dua. (Red/Wan)

Editor: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

Headline