oleh

GP Ansor Palembang Gelar DTD Banser IV di Ponpes Aulia Cendikia, Momon: Saya Bangga, Diklat Kali Ini Terbesar

Laporan: Kaka/ Wartawan Tribunpos Palembang, Sumsel

TRIBUNPOS, PALEMBANG I — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Palembang melalui Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Palembang menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) Banser angkatan IV di Pondok Pesantren Aulia Cendikia Talang Jambe, Banyuasin, Sumsel, Sabtu (18/12/21).


Kegiatan yang dijadwalkan selama 3 (tiga) hari sejak Sabtu (18/12) hingga Senin (20/12) itu dibuka oleh sekretaris PW NU Sumsel, Muhammad Syueb mewakili ketua PW NU Sumsel KH Amiruddin Nahrawi yang berhalangan hadir.

Dikatakan Syueb dalam sambutannya, Diklat Terpadu Dasar Banser ke-IV ini merupakan wahana bagi pemuda NU yang akan bergabung dengan Banser.

“Kalau nanti para peserta yang ikut DTD ini sudah jadi Banser, jangan penantang petenteng. Jadi Ansor-Banser itu bukan untuk gagahan,” ucapnya.

Ia menyampaikan pesan ketua PW NU Sumsel, KH Amiruddin Nahrawi, katanya GP Ansor-Banser diminta untuk selalu taat pada kyai. Dan selalu bersinergi dengan pemerintah setempat.

“Tetap lah selalu menjaga sinergi dangan baik kepada pemerintah, dimana kalian berada,” terang Syueb.

Ketua PC Ansor Kota Palembang, Momon Wahyudi mengatakan, Diklat Terpadu Dasar (DTD) ke-IV ini merupakan pengkaderan serentak dan terbesar.

“Saya cukup bangga, Diklat Banser kali ini bisa dibilang pengkaderan terbesar. Tidak kalah dengan daerah lain,” ucapnya di hadapan peserta dan tamu undangan yang hadir.

Momon menyebutkan, tugas berat namun mulia diemban para aktivis Barisan Ansor Serba Guna (Banser). Karena keberadaannya tidak semata mengawal ulama, juga mendampingi masyarakat.

“Dengan DTD ke-IV ini kita jadikan Ansor – Banser menjadi garda terdepan penjaga ulama dan NKRI, yakni Banser Mandiri, Tangguh dan Berprestasi,” tambahnya.

Momon menutup sambutannya, menyampaikan ucapan terimakasih kepada banyak pihak atas terselenggaranya Diklat Terpadu Dasar Banser ini. Dan beliau juga menyampaikan pesan permohonan maaf Ketua PW Ansor Provinsi Sumsel Ahmad Zarkasih yang belum bisa hadir.

“Tadi malam ketua PW Ansor Sumsel kita, sampai jam 10an malam masih menemani Menteri Agama, baru jam 11 siang tadi sampai Palembang, beliau kelelahan. Padahal beliau pingin betul hadir di tengah-tengah kita semua. InsyaAlloh nanti penutup beliau ketua PW Ansor Sumsel sempatkan hadir,” katanya.

Sementara itu, KH Hendra Zainuddin, Pimpinan Pondok Pesantren Aulia Cendikia menyampaikan doa semoga para peserta yang hadir dapat keberkahan semua.

“Kami bersyukur karena kegiatan ini di Ponpes Cendekia, sehingga para pengajar kami bisa ikut kami jadikan Ansor dan Banser semua, wajib,” tuturnya.

Dia mengatakan, di Ponpes Aulia Cendikia ini apa pun kegiatan untuk NU pihaknya siap membantu. Dan akan berikan seluas-luasnya waktu, tempat dan kesempatan.

“Aulia Cendikia adalah Ponpes NU, tidak diragukan lagi. Pun apa bila ada pengajar yang terindikasi bukan NU kami keluarkan,” tegasnya.

Hadir dalam DTD ini jajaran pengurus PW GP Ansor Sumsel, jajaran pengurus PC GP Ansor Palembang, Satkorwil Banser Provinsi Sumsel, Satkorcab Banser Kota Palembang, Kasat Samapta Polrestabes Palembang, Staf Ahli Walikota Palembang bidang Ekonomi, Danramil Sukareme, Camat Sukarame, Lurah, dan juga para Pengurus Pemuda Pancasila (PP) Kota Palembang. (Red)

Editor: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

Headline