oleh

GENCAR : Diharapkan Kita Mendorong Pemerintah Untuk Mau Membantu PKL di Pasar Km 5

TRIBUNPOS PALEMBANG – Pedagang Kaki Lima (PKL) adalah sektor usaha masyarakat yang sangat kental dengan perekonomian kerakyatan. Praktek perdagangan dengan metode Kaki Lima ini sudah berlangsung sejak berabad-abad silam. Dimana dari pola sistem barter hingga pasar – pasar kalangan yang masih berlangsung saat ini. Namun kenyataannya PKL masih jauh dari penghidupan layak apalagi sejahtera. Hal itu disebabkan karena kurangnya sentuhan dari pemerintah setempat.

PKL ini adalah suatu aset bangsa turun temurun. Harus diakui mereka menyumbang hampir 50 persen sebagai penyangga ekonomi nasional kita. Jika hari ini masih banyak PKL yang belum dibina baik bantuan berupa tempat dan modal usaha, maka sudah saatnya pemerintah semakin menyadari, baik dari daerah ataupun pusat untuk lebih serius memperhatikan mereka,” Kata dua aktivis, Charma Afrianto, SE Ketua Umum Gerakan Cinta Rakyat (GENCAR) dan Rubi Indiarta usai musyawarah perwakilan PKL Pasar Km 5 dengan Kapolresta Palembang, PD Pasar Palembang Jaya, Satpol PP bersama Aktivis Sumsel Bersatu (ASB) di Rumah Makan Soto Betawi Haji Amir, Jl. Demang Lebar Daun Palembang. Minggu (12/07/20.


Charma menjelaskan, pemerintah seharusnya lebih bertanggung jawab akan nasib para PKL. Karena menurutnya, selama ini banyak PKL yang masih belum diperhatikan. “ Hari ini kita bersama – sama membahas solusi terbaik untuk/atas digusur/tutupnya aktifitas PKL di Pasar Km 5,” jelas Charma.

“Ini juga kan hak yang diatur konstitusinya dalam pasal 27, bukan hanya memperhatikan dan memelihara anak yatim piatu serta faqir miskin, dalam konstitusi juga menjamin bahwa setiap orang berhak mendapatkan hidup dan pekerjaan yang layak,” ujar Rubi Indiarta menambahkan.

Kami telah melakukan usaha memediasi untuk membantu PKL Pasar Km 5 yang mana sudah 4 hari ini tidak dapat lagi menggelar barang dagangan mereka di pelataran halaman Pasar Km 5. Saya berharap, kita yang hadir dalam musyawarah hari ini, PD Pasar Palembang Jaya, Polresta, Polsekta, Satpol PP dan rekan – rekan baik dari LSM pun Media bahkan DPRD Provinsi Sumatera Selatan diharapkan bisa mendorong pemerintah untuk mau membantu PKL di Pasar Km 5 yang saat ini kehilangan mata pencahariannya,” tutup Charma dan Rubi.

Wartawan : Syaiful Jabrig/Andi Wijaya

Editor : Indra Darmawan

Komentar

News Feed