oleh

Fitrianti : Saya Setuju Tentang Vaksin 18 Tahun, Kita Lakukan Untuk Kebaikan Masyarakat

Laporan Wartawan : Adi Putra Prataman, Tribun Pos Palembang, Sumsel

TRIBUN POS, PALEMBANG I DKI Jakarta telah melaksanakan vaksinasi tahap ketiga untuk para warga berusia 18 tahun keatas. Program yang dirancang pemerintah untuk mencegah perkembangan corona tersebut, rencananya akan dilaksanakan secara nasional.


Seperti yang dikatakan dr. Hj. Fitrianti. M,kes, selaku kepala Puskesmas Talang Ratu Palembang, bahwa ia memberi sinyal setuju dengan adanya program vaksin 18 tahun tersebut.

“Tentang adanya vaksinasi umur 18 tahun, saya setuju dengan program tersebut. Karena semua itu untuk kebaikan bersama, dan kita juga akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ucapnya.

Wanita lulusan ilmu kedokteran Universitas Sriwijaya ini menuturkan, untuk persyaratan khusus para pendaftar vaksinasi nanti sama seperti program sebelumnya.

“Persyaratan khusus para pendaftar vaksinasi nanti sama dengan pelaksanaan sebelumnya. Seperti, Diabetes, kolesterol, jantung, tidak dilarang untuk ikut, dengan alasan akan ada dampak kepada para pasien itu sendiri, karena itu juga tidak langsung disuntikkan begitu saja,”tuturnya.

Fitri (nama akrab) Menjelaskan, bahwa jangan pernah lalai untuk tidak menerapkan protokol kesehatan, karena vaksin juga sifatnya hanya meminimalisir bukan sepenuhnya mencegah, tapi daripada itu kita tetap harus menerapkan prokes.

“Jangan mentang-mentang sudah divaksinasi merasa dirinya kebal terhadap virus, karena tak sepenuhnya mencegah, hanya meminimalisir dari wabah tersebut. Kembali lagi kepada protokol kesehatan itu sendiri, kan banyak faktor juga untuk membuat vaksin tersebut menjadi efektif, salah satunya menerapkan protokol kesehatan, jangan melupakan pemakaian masker, jaga jarak, dan lain sebagainya,”jelasnya

Ia mengatakan untuk peraturan 1 botol vaksin untuk 10 orang memang sudah menjadi peraturan saat ini, karena yang terpenting khasiat yang ada didalam kandungannya tidak hilang.

“1 botol vaksin untuk 10 orang telah dilakukan sejak kemarin, karena mau gimanapun yang terpenting tidak mengurangi khasiatnya, itu yang harus ditekankan untuk masyarakat. Faktor juga berpengaruh, seperti penyimpanan, cara pengambilan, dosis yang disuntikkan tidak boleh sembarangan,”tutupnya. (red)

 

Laporan Wartawan : Adi Putra Pratama
Editor : Putri

Komentar

Headline