oleh

Dugaan Balada Cinta Terlarang Oknum Kepsek SMPN 16 Mesuji Part 2 , Ini Kata Saksi Mata

TRIBUNPOS MESUJI , LAMPUNG –Oknum mantan kepala Sekolah SMP N 01 Satap Way serdang, saat ini menjabat Kepala Sekolah SMP N 16 Mesuji Kecamatan Panca Jaya, di duga terlibat cinta terlarang dengan Oknum guru kelas.

Saat dikonfirmasi suami korban inisial D ,” semula keadaan rumah tangga kami harmonis dan tak ada permasalahan di keluarga. Setelah kehadiran pihak ketiga berinisial IM , perceraian pun diujung tanduk, bahkan istri tercinta sudah mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama daerah asalnya”.

Saat ditanya apakah saudara sudah mendapatkan informasi terkait laporan baru Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Mesuji secara tertulis. ” Belum ada dan hingga saat ini belum ada juga tindakan dari dinas terkait dan tindak lanjutnya terkait laporan saya,”pungkasnya.

Terpisah warga setempat inisial B, saat dikonfirmasi kebenaran keterangan suami yang berinisial D mengatakan semenjak suaminya merantau ke Bali, di duga oknum Kepala sekolah tersebut seringkali datang kerumahnya mengantar istrinya mas D.

“Ya, sering datang menengok istrinya saat mas D merantau di Bali, seingat saya dalam seminggu tiga kali, saat di duga oknum kepsek masuk kerumah berjam-jam lamanya dengan pintu setengah tertutup Ngapain lama didalam ia kurang tau mas, dikira itu saudaranya ya kami sebagai masyarakat nggak open.” ungkapnya.

Terpisah IM saat di konfirmasi awak media membantah semua tuduhan tersebut dan berdalih itu semua itu adalah fitnah dari seseorang yang memang memiliki dendam lama terhadap saudara IM,” ujarnya di sampaikan seseorang yang mengaku jubir IM juga sempat hadir dalam kesempatan itu.

Disampaikan terpisah saat dikonfirmasi Padmoko Sekretaris Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Mesuji melalui hp menjelaskan berkas pengaduan pihak dari Suami korban telah melaporkan secara tertulis ” Berkas tersebut sudah kami terima, berkas tersebut sudah kami limpahkan ke Sekretaris daerah dan kami punya atasan, saya sebagai bawahan menunggu hasil putusan atasan kami,” kata Moko.

Hingga berita ini di terbitkan belum ada tindak tegas dari  Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji.

Wartawan : Tim
Editor         : Indra Tribunpos

Komentar

News Feed