oleh

Disebut Terima Fee Proyek Dinas PUPR, Kasi Intel Ini Diperiksa Kejagung

TRIBUNPOS.COM I LAMPUNG – Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung, dikabarkkan tengah menangani perkara dugaan penerimaan suap Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Lampung Utara, Hafidz.

Oknum jaksa ini diduga menerima suap fee proyek dalam perkara Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara.

“Yang bersangkutan, Kasi Intelijen Kejari Lampung Utara masih ditangani Jamwas Kejagung dan saat ini masih berlanjut,” kata Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Raja Sakti Harahap, di Bandarlampung, Senin (10/02/2020).

Raja menjelaskan, sebelumnya Hafidz sudah dimintai klarifikasi secara internal. Namun untuk selanjutnya pihaknya tengah menunggu hasil pemeriksaan oleh Kejagung.

“Sudah ditangani Jamwas, bukan kewenangan kamilagi, nanti kita informasikan kembali hasilnya,” imbuh Raja.

Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Adi M Toegarisman menegaskan, setiap oknum jaksa yang tersorot dalam pemberitaan agar segera melapor ke bidang pengawasan.

Menurut dia, kejaksaan sebagai institusi penegak hukum harus berdasarkan hukum, dan semua pelanggaran hukum harus ditindak sesuai dengan prosedur.

Dalam kasus ini, Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Lampung Utara Hafidz disebut-sebut dalam sidang suap fee proyek Dinas PUPR Lampung Utara di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung beberapa waktu lalu.

Hafidz disebut-sebut turut menerima suap fee proyek Dinas PUPR sebesar Rp 150 juta. Hal itu dikatakan oleh Kadis Perdagangan Lampung Utara nonaktif, Wan Hendri. (Red/ Kaka)

Editor: Sandi Pusaka Herman
Reporter: Antara

Komentar

News Feed