oleh

Diduga Oknum Pejabat di Dinas Perkim Bengkulu Selatan Buat Resah di Perumahan Nelayan

TRIBUNPOS BENGKULUSELATAN – Penghuni Perumahan Nelayan Tanggo Raso belum lama ini banyak menuai protes, dari warga yang berprofesi sebagai nelayan yang sudah sejak lama tinggal di Perumahan Nelayan Tanggo Raso, akhirnya mulai terkuak siapa oknum pejabat yang membuat resah di perumahan nelayan tersebut. Kamis (20/08/20).


Ternyata pejabat yang bertindak arogan yang sama sekali tidak mengedepan kepentingan nelayan yang menempati perumahan nelayan, dan di duga tidak rasa sifat manusiawi dalam mengatasi keluhan warga, bahkan yang lebih parahnya lagi seorang pejabat eselon lll berinisial NP diduga telah melakukan tindakan arogan, dengan cara membuka paksa dan mengeluarkan barang – barang milik nelayan keponakan EM.

“Perbuatan seperti inilah yang di katakan sangat tidak manusiawi dan menurut keterangan EM perbuatan yang semacam ini sangat bertentangan dengan hukum dan bisa untuk dipidana karena telah melakukan pengerusakan paksa tanpa seizin yang punya rumah,” ujar EM.

Terpisah seksi penyedian, Devi Sri Wahyuni, ST mengklarifikasi berita sebelumya, menurut Devi memang benar belum lama ini ada kejadian di Perumahan Nelayan Tanggo Raso atas nama Abdul Karim keponakan EM. “Waktu EM sudah menghadap ke kantor dan sudah ada surat perjanjian, karena rumah keponakan Em atas nama Abdul Karim itu disewakan kepada pihak ketiga yang bukan nelayan,” ungkap Wahyuni.

“Jadi itu sudah kami beri peringatan secara tertulis agar jangan disewakan. Kalau masalah siapa yang melakukan buka paksa dan mengeluarkan barang-barang itu bukan saya,” ujar Kabid Perumahan Nofman Pasah, SE.

Harapan warga Perumahan Nelayan yang disampaikan melalui Em agar kiranya Bupati Bengkulu Selatan tanggap dengan keluhan warga yang sampai hari ini tak kunjung selesai dan menindak tegas oknum pejabat yang bermain di Dinas Perkim jangan tebang pilih. Sampai berita ini terbitkan terkesan menghindar sulit dihubungi.

Kontributor : Hamdani

Editor           : Indra Darmawan

Komentar

News Feed