oleh

Diduga Langgar PPKM Mikro, Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup di GOR Jakabaring Terus Berlangsung

• Polisi Jangan Tebang Pilih

Laporan Wartawan: Adi Putra Pratama l Tribun Pos, Palembang


PALEMBANG, TRIBUN POS I Kegiatan Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup 2021 di GOR Jakabaring Palembang, berlangsung 7-11 Juli 2021 yang diikuti kurang lebih 500 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumsel mendapat sorotan dari masyarakat luas.

Pasalnya di tengah Pemerintah Provinsi Sumsel sedang memberlakukan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro di Kota Palembang, ada saja kegiatan kerumunan yang diduga melanggar PPKM.

Padahal seharusnya, kalau mengikuti ketentuan peraturan kegiatan yang dibatasi atau diperketat, sesuai Inmendagri no 17 tahun 2021, pada point 9, seluruh kegiatan seni dan budaya ditutup sementara.

Namun sepertinya tidak berlaku bagi kegiatan kerumunan seperti Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup di GOR Jakabaring tersebut.

Sontak saja masyarakat dibuat bingung, semua kegiatan publik dan masyarakat lainnya dibatasi bahkan dilarang. Tapi ternyata tidak berlaku pada kegiatan Kejuaraan Pencak Silat yang juga diikuti oleh peserta dari luar Provinsi Sumsel (Bengkulu) tersebut.

Bahkan satu hari sebelumnya, kegiatan besar dan bergengsi itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga mewakili Sekda Kota Palembang, yang seharusnya membuka acara tersebut.

Sikap yang dinilai tebang pilih itu, membingungkan masyarakat. Seharusnya satgas khusus yang dibentuk Kapolda Sumsel untuk menegakkan aturan dan hukum mampu bertindak tegas.

“Kalau dibiarkan begini kan kesannya polisi dan petugas gabungan tebang pilih, seharusnya siapa pun yang melanggar PPKM dan terbukti, harus ditindak, kegiatan harus ditutup, bila dianggap perlu pelaku harus diberikan sanksi hukum. Itu baru bener,” ucap Darmadi kepada Tribunpos, Jum’at (9/7/21).

Masih menurut Darmadi, “Kami diminta patuh atas keputusan pemerintah memperlakukan PPKM, tapi petugas di lapangan menindak pelanggar tebang pilih selama kebijakan baru itu dijalankan,” ujarnya.

Pantauan Tribun Pos di lokasi kegiatan Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup 2021 di GOR Jakabaring, di hari kedua berlangsung, Jumat (9/7).

Tampak halaman utama GOR dipakai untuk arena pertandingan. Ada tiga spot kelas pertandingan, kelas pra remaja, remaja dan dewasa.

Tempat duduk penonton diisi peserta, pelatih dan pendamping dari tiap kabupaten dan kota.

Untuk diketahui, Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Eko Indra Heri S menjelaskan untuk mendukung pengetatan PPKM di Kota Palembang dan Lubuk Linggau pihaknya membentuk satgas khusus yang didukung ratusan personel gabungan.

Personel itu diturunkan untuk melakukan sosialisasi dan pengawasan penerapan aturan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dijadwalkan berlangsung pada 9-20 Juli 2021.

Personel tersebut diperintahkan bersikap tegas namun humanis dalam menegakkan aturan pengetatan PPKM untuk mengatasi lonjakan kasus positif COVID-19 akhir-akhir ini terutama di dua kota dari 17 kabupaten/kota dalam provinsi ini.

Saat dikonfirmasi terkait kegiatan Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup 2021 di GOR Jakabaring Palembang, Kapolda Sumsel mengatakan akan melakukan pengecekan kegiatan tersebut.

Selanjutnya apa tindakan kepolisian, kita tunggu saja? *

Penulis: Adi Putra Pratama
Editor: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

Headline