oleh

Di Hari Kedua,Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Way Giham, Way Kanan

TRIBUNPOS WAYKANAN , LAMPUNG – Kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Way Kanan Bismijanadi,SE mengkonfirmasi dan menceritakan kronologis penemuan korban tenggelam di Way Giham, kampung Tanjung Raja Giham, Blambangan Umpu, Kamis (14/1).

Bismi mengatakan kepada media TribunPos Way Kanan malam ini melalui sambungan telepon saluler (HP) , Kamis (14/1), bahwa Korban tenggelam sudah diketemukan hari ini dalam keadaan meninggal.

“kami mendapat laporan dari kepala kampung Bumi Baru Candra, bahwa warga nya hilang, dan menurut keterangan saksi, korban itu hanyut di Way Giham,”ungkap Bismi.

Masih menurut Bismi, dia menjelaskan
Pada tanggal 12 Januari pukul 17:00 sore hari telah korban tenggelam di Way Giham dan mereka baru mendapatkan laporan pada jam 7 pagi keesokan harinya di tanggal 13 Januari 2020.

“Setelah mendapatkan laporan, tim langsung luncuran ke tempat kejadian perkara (TKP) dan segera melakukan pencarian bersama masyarakat selama satu hari tidak ketemu, kemudian di hari kedua kami meminta bantuan ke Basarnas,”katanya.

Jadi menurutnya tim tersebut adalah tim gabungan,BPBD sendiri dengan 23 personil, di bantu Basarnas, Tni, Polri, Rapi, Banser Way Kanan dan masyarakat setempat.

“Korban ketemunya di Olok Pihit (muara pelit.. Red) Way Giham, sekitar pukul 15:00 sore ini, Korban laki laki umur 29, warga Bumi Baru dan sudah di akui keluarga nya (anak nya), dengan, Nama Ryan bin Romlan,”terang Bismi.

Bismi memberikan Peringatan untuk masyarakat, supaya dalam memasuki musim penghujan dan angin puting beliung, warga lebih waspada untuk daerah aliran aliran sungai.

“Ucapan terimakasih kami kepada seluruh personil BPBD, Basarnas, Kakam Bumi Baru, apresiasi setinggi tinggi nya atas dedikasi tim terhadap masyarakat,”pungkas nya.

 

Wartawan : Yuswantoro
Editor : Indra Patriansyah

Komentar

News Feed