oleh

Tokoh NU Sumsel Sarankan Jokowi Pilih Kiai Maman Imanulhaq jadi Menteri di Kabinetnya

PALEMBANG, Tribunpos.com | Ulama dan Tokoh NU Sumsel KH Amiruddin Nahrawi menyarankan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih ulama dan tokoh Islam untuk membantunya, baik di kabinet maupun di lingkaran istana. Hal itu untuk lebih menegaskan keberpihakan Jokowi kepada umat Islam.

Selain itu kemenangan paslon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 tak lepas dari peran ulama dan tokoh aktivis Islam.

“Kita patut bersyukur Pak Jokowi memilih Kiai Ma’ruf Amin sebagai wakilnya. Nah, kondisi ini harus diperkuat dengan hadirnya ulama serta tokoh aktivis Islam di jajaran pembantunya,” kata Cak Amir sapaan akrab Kiai Amiruddin Nahrawi kepada Tribunpos.com, Kamis (10/10/2019)

Ditanya soal siapa ulama atau tokoh aktivis Islam yang dapat dipilih, Kiai Amiruddin yang juga Bendahara Lembaga Dakwah PBNU ini menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi.

“Itu kan hak Presiden. Beliau pasti tau karena kan juga dekat dengan beberapa tokoh tersebut. Namun sebagai kader NU saya menyarankan Kiai Maman Imanulhaq salah seorang yang layak mengisi pos menteri di kabinet Jokowi,” ujar Kiai yang kala Pilpres lalu menjadi Koordinator Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Sumsel.

Kiai Amiruddin mengemukakan, peran ulama dan tokoh aktivis Islam terbukti mendongkrak suara Paslon 01 pada Pilpres lalu.

Cak Amir yang dekat dengan para tokoh lintas agama di Sumsel ini mengaku merasakan betul perjuangan Kiai Maman Imanulhaq dalam memenangan Jokowi.

Karena itu dia berharap Jokowi tidak lupa dengan kerja keras tokoh akvitis Islam salah satunya Kiai Maman Imanulhaq selama Pilpres 2019 lalu.

“Kami bekerja keras memenangkan Pak Jokowi. Kami mengorbankan waktu, tenaga, dan materi untuk bekerja keras memastikan Jokowi 2 periode,” ucapnya.

Menurutnya, bila Kiai Maman Imanulhaq tidak dijadikan menteri dari keterwakilan NU itu sangat mengecewakan. (*/Red)

Editor: Sandi Pusaka Herman

Komentar

News Feed