oleh

Bank Sumsel Babel Tak Patuhi Putusan Pengadilan, Tim Hukum Rilo Budiman Ajukan Eksekusi

Laporan: Syaiful Jabrig/ Wartawan Tribunpos Palembang, Sumsel

TRIBUNPOS, PALEMBANG I – PT Bank Pembangunan Daerah Sumsel dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) Cabang Atmo Palembang, disinyalir tak mematuhi putusan Pengadilan Negeri Palembang soal sengketa lahan antara Ramzul Ikhlas dengan Bank daerah milik Pemprov Sumsel itu.


Karena itu, melalui kuasa hukumnya A Rilo Budiman SH mengajukan permohonan eksekusi atas upaya paksa kepada Bank Sumsel Babel sebagai pihak yang kalah tidak menjalankan isi putusan.

Sengketa ini berawal ketika Ibu Ramzul Ikhlas mengajukan gugatan ke Bank Sumsel Babel atas hilangnya SK PNS yang dijaminkan di Bank Sumsel Babel.

Setelah melalui proses pengadilan, kubu Ramzul Ikhlas dinyatakan menang dan keputusannya dinyatakan memiliki kekuatan hukum untuk menyita tanah dan bangunan milik Bank Sumsel Babel Cabang Atmo, sebagai bentuk gugatan ganti rugi.

Kuasa hukum penggugat, advokat A Rilo Budiman mengatakan, pihaknya sudah mengupayakan untuk meminta pihak yang kalah (Bank Sumsel Babel) secara sukarela menjalankan isi putusan dengan mengajukan permohonan aanmaning (teguran) melalui pengadilan sejak September lalu.

“Namun, sampai aanmaning 5 kali yang diketuai langsung oleh Hakim Ketua Pengadilan Negeri Palembang, nyatanya Bank Sumsel Babel masih tidak mengindahkan proses tersebut, dan akhirnya kami hari ini mengajukan permohonan eksekusi paksa,” kata Rilo Budiman dampingi Joni Yap, Affan Arifin, M HafiZ Al Hakim saat Konferensi Pers di Kantor DPD Ferari Sumsel di jalan Alamsyah Ratu Prawira, Kecamatan Gandus, Palembang, Jumat (26/11/21).

Ia mengatakan, pihaknya bersama tim YLBH Garuda Kencana sebagai pendamping penggugat, sangat menyayangkan sikap Bank Sumsel Babel karena tidak memberikan petunjuk hukum yang baik.

“Kami rasa, ini merugikan Bank Sumsel Babel itu sendiri. Hukum dibuat agar ditaati setiap orang termasuk aparat pemerintah, apalagi lembaga negara agar terciptanya masyarakat yang adil,” ucapnya.

Rilo sapaan akrab Budiman menambahkan, selayaknya setiap orang bahkan setiap institusi termasuk institusi pemerintah dalam hal ini Bank Sumsel Babel wajib melaksanakan putusan Pengadilan Negeri Palembang yang bersifat final and banding yang telah berkekuatan hukum tetap (BHT) tanpa argumentasi maupun alasan apapun.

“Ubi societes ibi ius, dimana ada masyarakat disitu ada hukum.” pungkasnya. (Syaiful Jabrig)

Editor Berita: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

Headline