oleh

Bangunan SLB di SMAN 5 OKU Mangkrak Selama 6 Tahun, Ditinggalkan Begitu Saja: Siapa Yang Bertanggungjawab?

Laporan: Jum – Baturaja/ Wartawan Tribunpos OKU – Sumsel

TRIBUNPOS, BATURAJA — Sungguh ironis, anggaran pendidikan yang sudah dikucurkan begitu besar masih saja menyisakan pekerjaan yang semestinya tidak layak.


Sebuah proyek pembangunan gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) yang terletak di SMAN 5 Kabupaten OKU – Sumatera Selatan, dibiarkan mangkrak selama 6 tahun.

Pembangunan gedung yang bersumber dari APBD OKU Tahun 2014 itu, diperuntukkan untuk ruangan kelas baru (RKB). Namun di tengah perjalanan ditinggalkan begitu saja oleh kontraktor. Tak tau masalahnya apa.

Sampai saat ini bangunan RKB tersebut, tidak bisa dimanfaatkan. Bangunan berlantai 2 itu, yang baru selesai dibangun tiga lokal lantai bawah, jadi terkesan mubazir saja.

Dari pantauan awak media Tribunpos pada Jum’at (20/8/21) lalu di lapangan, bangunan RKB Sekolah Luar Biasa (SLB) yang menumpang di SMA Negeri 5 OKU ini terlihat tidak terawat, bahkan dindingnya sudah mulai hitam. Di dalam ruangan berserakan sampah dan ditumbuhi rumput liar.

Bangunan tersebut hanya pemasangan dinding batu bata, itupun sebagian yang didinding yang belum diplester, sisanya belum dipasang alias masih terbuka. Lantai masih tanah, belum disemen.

Menurut sumber, bangunan itu dibangun melalui APBD TA 2014, pekerjaannya dikerjakan melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) yang saat ini berganti nama menjadi Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Saat itu, SMA masih dalam pengawasan Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), sebelum alih kelola tanggung jawab dikembalikan ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel.

Tapi sangat disayangkan, setelah dikelola oleh Dinas Pendidikan Provinsi, bangunan SLB tersebut dibiarkan seperti gudang yang tak terpakai. Tak tau alasan apa mangkrak dan proyek tersebut tidak dilanjutkan.

Padahal kalau bangunannya jadi, bisa digunakan untuk aktivitas belajar mengajar sekolah bagi anak berkebutuhan khusus yang ada di Kota Baturaja, OKU.

Sampai berita ini dimuat, Tribunpos masih berupaya mencari tau pihak mana yang bertanggungjawab. Mengingat lokasi RKB Sekolah Luar Biasa yang mangkrak tersebut berstatus masih menumpang di SMAN 5 OKU.

Tim mencoba menelusuri kembali siapa kontraktor pelaksana pengerjaan proyek itu, siapa pula pengawas proyeknya, pun siapa PPTK-nya? Semuanya masih dalam investigasi mendalam. (Red/Jum) **Bagian I

Editor: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

Headline