oleh

Atas Dasar Kebersamaan Nasib Honorer Kecamatan Muara Kuang Bentuk Forum Organisasi

TRIBUNPOS OGAN ILIR , SUMSEL – Berbicara tentang guru honorer dari waktu ke waktu seakan tidak pernah habis, permasalahan demi permasalahan seakan belum bisa menjawab bagaimana akan nasibnya kedepan. Janji demi janji terus ditebarkan bagai senjata pamungkas penarik simpati. Dengan beban ekonomi yang tinggi yang dirasakan belum dan tidak setimpal dengan beban yang diberikan apalagi bagi mereka yang sudah berumah tangga.


Kelompok kelompok honorer ini ada yang bertugas di dunia pendidikan seperti sekolah ada juga bertugas di luar dunia pendidikan seperti Yang bertugas di sekolah ada pendidik ( guru ) dan ada juga tenaga kependidikan ( tata usaha).

Kelompok guru honorer ini kemudian membentuk forum organisasi sebagai bentuk wadah perjuangan atas dasar kesamaan nasib, status dan kepentingan, baik honorer yang bertugas di sekolah maupun yang bertugas di luar persekolahan, baik honorer guru maupun honorer bukan guru.

Salah satu Kelompok honorer yang membentuk organisasi forum honorer adalah honorer yang bertugas di sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Muarakuang hari ini, Rabu (09/09/2020) dengan arahan Korwil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Muarakuang bersama dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) bertempat di SDN 02 Muarakuang.

Forum ini dibentuk dan  beranggotakan hanya honorer tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sekolah negeri saja di sekolah Sekecamatan Muarakuang. Menurut Korwil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Muarakuang, Akmaluddin, S.Pd.I mengatakan “Forum guru honorer Kecamatan Muarakuang selama ini belum terbentuk dan guru honor dan dengan harapan dengan adanya forum ini bisa menjadi wadah perjuangan dan kebersamaan nasib” ungkapnya.

Salah seorang guru honorer yang sudah mengabdian hampir 17 tahun, Hosri berharap “apa yang hari ini dibentuk semoga bisa membawa angin segar bagi kami sebagai perpanjangan penyampai aspirasi kami di bawah”.

Selain itu disusun kepengurusan forum guru honorer periode 2020 – 2023 dengan susunan kepengurusan diketua Sairun yang beranggotakan sekitar 70 orang guru honorer. Menurut Sairun saat berbincang-bincang dengan Tribunpos.com mengatakan “dengan dibentuknya forum ini dan ditunjuknya saya sebagai ketua harapan saya ini bisa menjadi sebagai jembatan penyampai dan keinginan teman-teman honorer” katanya. Ia menambahkan semoga ini bukan sekedar janji manis kepada kami apalagi sekarang ini masa politik dan setelah itu kami dilupakan.

Wartawan : Beta Aroni

Editor         : Indra Darmawan

Komentar

News Feed