oleh

Assosiasi Floorball Indonesia Kota Palembang Resmi Terbentuk, Rubi Indiarta Ditunjuk jadi Ketua

Liputan: Syaiful Jabrig/ Wartawan Kota Palembang, Sumsel

TRIBUNPOS, PALEMBANG — Assosiasi Floorball Indonesia (AFI) Kota Palembang sudah terbentuk, kini sedang dilakukan mempersiapkan rencana pelantikan pengurus.


Rubi Indiarta ditunjuk sebagai Ketua. Sedangkan Nensyah Saparuddin didaulat mendampingi Rubi sebagai sekretaris.

Usai melaksanakan rapat perdana persiapan pelantikan, Jumat (13/8/2021) di Kantor DPD Partai Golkar Kota Palembang.

Rubi menyatakan kesiapannya untuk mensosialisasikan olahraga baru ini ke masyarakat luas.

“Kita siap melakukan studi banding ke Jakarta untuk belajar lebih jauh tentang olahraga baru ini. Saya senang karena olahraga ini menantang,” ungkap Rubi.

Rubi yang juga Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Palembang, menyebut pihaknya juga akan mensurvei kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang untuk dijadikan venue Floorball nantinya.

“Kita akan pelajari mana yang cocok untuk bisa dijadikan venue di sana,” kata Rubi yang juga menjabat Sekretaris Umum KONI Kota Palembang.

Sementara itu di tempat yang sama Nensyah Saparuddin Sekretaris Floorball Indonesia Kota Palembang, dalam pertemuan perdana sekalian penyampaian (SK) dan pengenalan para pengurus persiapan pelantikan.

“Kita akan segera melakukan pelantikan para pengurus yang tergabung di AFI, serta akan menjalankan visi misi pengembangan cabang olahraga AFI di Kota Palembang,” terangnya, Nensyah.

Tambah Nensya, sebenarnya AFI Kota Palembang jauh dari sebelumnya telah melakukan pelantikan para pengurus, namun tertunda karena kondisi PPKM Covid 19.

“Insya Allah cabang olahraga Floorball ini dengan digawangi Ketua Rubi Indiarta, serta para pengurus didalamnya diisi oleh mahasiswa, pelaku pengiat olahraga, wartawan serta para pengusaha yang aktif di bidang olahraga, akan maju.” pungkasnya.

Untuk diketahui Floorball sendiri merupakan, salah satu cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam turnamen SEA Games 2019 lalu di Filipina.

Nama cabor floorball mungkin belum begitu fasih di telinga masyarakat sehingga menjadikan floorball sesuatu yang baru dan unik. Berikut adalah penjelasannya.

Floorball adalah sebuah olahraga berjenis hoki lantai dengan komponen 6 enam pemain dalam setiap tim yang bertanding. Terdiri dari pemain bertahan, menyerang, dan penjaga gawang.

Olahraga ini masih relatif tergolong baru karena baru ditemukan di Swedia pada tahun 1960-an. Aturan dasar didirikan pada 1979 ketika klub floorball pertama di dunia, yakni Sala IBK dari Sala, yang didirikan di Swedia. Aturan main resmi untuk pertandingan pun pertama kali baru ditulis pada tahun 1981.

Lalu, Floorball dimasukkan dalam World Games untuk pertama kalinya pada tahun 2017 di Wroclaw, Polandia dan Swedia adalah pemenang medali emas pertandingan dunia pertama.

Sama seperti olahraga-olahraga pada umumnya, dalam bermain floorball, para pemain juga membutuhkan berbagai peralatan yang mendukung untuk bermain. Peralatan-peralatan khas untuk pemain floorball terdiri dari tongkat, sepasang celana pendek, kemeja, kaus kaki, dan sepatu olahraga khusus dalam ruangan.

Selain itu, pemain dapat juga mengenakan pelindung tulang kering, pelindung mata, dan lapisan pelindung untuk area vital. Untuk kacamata pelindung, di beberapa negara ada yang mewajibkan para pemain junior untuk memakainya. Tongkat yang digunakan juga tidak sepanjang tongkat hoki es, ukuran maksimum untuk tongkat hoki lantai adalah 114cm.

Sedangkan untuk yang menempati posisi penjaga gawang, pemain menggunakan celana empuk, pelindung dada empuk, bantalan lutut, sarung tangan kiper sepak bola, dan sebuah helm.

Untuk teknis lapangan, permainan floorball dimainkan di atas sebuah lapangan berbahan kayu atau plastik dengan tebal ketinggian lapangan sebesar 50cm. Tiap sudut di lapangan ada pembatas sehingga pemain punya kesempatan untuk menjaga bola tetap dalam permainan.

Untuk lamanya waktu permainan, penerapan waktu permainan pada floorball berbeda-beda tergantung pada tingkat usia pemain dan tingkat pertandingan.

Dalam pertandingan resmi, waktu permainan adalah 3 x 20 menit waktu efektif. Selama turnamen dan dalam pertandingan dengan pemain muda, waktu permainan lainnya dapat digunakan, misalnya 2 x 15 menit.

Faktanya, olahraga ini akan terus berkembang. Hingga saat ini, di bawah naungan federasi tertinggi International Floorball Federation (IFF), telah ada 4396 klub Floorball yang tersebar di berbagai belahan dunia. (Red/Jabrig) 

Editor: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

Headline