oleh

Anggota Polisi di Palembang Diserang Orang, Pelaku Diduga Teroris

TRIBUN POS, PALEMBANG I Seorang anggota polisi lalu lintas Polrestabes Palembang berinisial Bripka RD ditusuk oleh orang di Pos Polisi Angkatan 66, Sekip Ujung, Palembang, Jumat 4 Juni 2021 pukul 14.45 WIB.

Saat ini Bripka RD dirujuk ke rumah sakit Bhayangkara M Hasan Palembang untuk mendapatkan perawatan setelah mengalami luka tikaman di bagian leher.


Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Cornelis Ferdinand Hotman Sirait, membenarkan kejadian penyerangan terhadap seorang anggota Polrestabes Palembang tersebut.

“Pelaku penusukan ke polisi sudah diamankan petugas,” katanya.

FOTO: Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri saat membesuk Bripka RD di rumah sakit Bhayangkara M Hasan Palembang.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Eko Indra Heri, didampingi Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra mengatakan pelaku penusukan sudah diamankan anggota Jatanras Polda Sumsel. Saat ini pihaknya masih terus mendalami motif dan latar belakang pelaku.

Dikatakan orang nomor satu di Polda Sumsel itu, sampai saat ini anggotanya yang menjadi korban penusukan sudah normal dan berangsur membaik. Meski harus menjalani pengobatan intensif, korban harus tetap dirawat karena mengalami pergulatan, hingga berakhir penusukan dibagian leher dan tangan.

Pelaku Diduga Pernah Ditahan Kasus Teroris

Disinggung jejak pelaku yang pernah dipenjara dalam kasus yang sama (teroris-red) pada tahun 2013 silam di Jakarta, Kapolda Sumsel masih butuh waktu untuk menyelidiki lebih jauh.

“Informasi tersebut masih kita dalami. Meskipun pengakuan pelaku sebagai teroris, namun kami tidak semata merta mempercayai. Kami harus menindaklanjuti informasi dari luar, sekecil apapun itu,” tukasnya.

 

Diungkapkan Kapolda, pelaku bernama M Ikhsan alias Umar Khalid (34), diamankan anggota Jatanras Polda Sumsel, karena menyerang anggota Polisi yang bertugas di Pos Polisi Sekip Ujung.

“Pelaku sudah kita amankan dan masih dalam pemeriksaan intensif. Kita juga sudah amankan tiga bilah senjata tajam jenis pisau, kini masih dalam pengembangan tindak lanjut,” tegasnya. (Red)

Penulis: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

Headline