oleh

Aksi Solidaritas Mahasiswa di UPGRI

TRIBUNPOS PALEMBANG – Aksi solidaritas mahasiswa pada Senin (14/09/20) di Universitas PGRI (UPGRI) dipenuhi oleh organisasi kemahasiswaan.

Rudianti Widodo ketua umum Forsuma ikut menyampaikan orasi ditengah aksi dengan di awali dengan sumpah mahasiswa.

Dalam orasinya, Rudianto menyampaikan bahwa pihaknya mengecam keras tindakan refresif oleh oknum satuan pengamanan kampus PGRI. “kita hari ini mengecam keras tindakan refresif dan premanisme di kampus,” ujar Rudianto saat menyampaikan orasinya.

Beliau juga menyampaikan bahwa penuntutan penurunan UKT adalah sebuah kewajaran. “Penurunan UKT masih halal, masih tindakan yang wajar untuk dituntut, tapi mengapa aspirasi mahasiswa dibalas dengan tindakan premanisme”. Tutup Rudianto.

Presiden mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, Satria Prima, juga menyampaikan bahwa Universitas PGRI sudah tidak ada lagi demokrasi. “Kami datang kesini bersama kawan-kawan mahasiswa dari UIN Raden Fatah Palembang, karena kampus PGRI Palembang sudah tidak ada demokrasi lagi”. Tegas Satria.

Wartawan : M Faiq Edra

Editor         : Indra Darmawan

Komentar

News Feed