oleh

9.336 Guru Honorer SMA-SMK se-Sumsel Bakal Dapat Honor Tambahan Pembelajaran Daring

Pemprov Siapkan Anggaran Rp20 Miliar

Laporan: Rosa Rosmilah/ Wartawan Tribunpos Palembang, Sumsel


TRIBUNPOS, PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, bakal segera mencairkan dana pembiayaan tambahan pembelajaran daring, kepada sebanyak 9.335 guru honorer SMA-SMK dan SLB se-Sumsel dalam waktu dekat ini.

Pembayaran honor itu sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan selama pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Riza Fahlevi, melalui Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Emzen, mengatakan saat dana untuk pembayaran pembiayaan tambahan daring kegiatan belajar mengajar (KBM) guru honor SMA, SMK dan SLB sudah masuk di BPKAD Provinsi Sumsel, dan akan segera dicairkan.

“Ada sekitar 9.335 guru honor SMA, SMK dan SLB se- Sumsel yang akan menerima pembayaran pembiayaan tambahan daring kegiatan belajar mengajar (KBM). Guru yang menerima adalah yang memenuhi persyaratan,” ujarnya saat diwawancarai diruang kerjanya, Senin (23/8/2021).

Lebih lanjut Emzen menuturkan, awalnya diberi nama insentif guru honor SMA, SMK dan SLB. Tapi ternyata tidak boleh menggunakan kata insentif, karena bertabrakan dengan aturan.

Lalu diganti namanya menjadi pembiayaan tambahan daring kegiatan belajar mengajar (KBM) guru honor SMA, SMK dan SLB.

Sehingga dicarikan solusinya agar tidak bermasalah dengan hukum, karena ada pertanggungjawaban dalam pencairannya.

Emzen mengungkapkan, dana pembiayaan tambahan daring kegiatan belajar mengajar (KBM) guru honor SMA, SMK dan SLB ini sudah ada Rp20 miliar.

Tapi pembayarannya harus sesuai aturan dan prosedur.

“Pembayarannya seluruh guru harus buat rekening di Bank Sumsel Babel. Aturannya sudah dilalui, pencairannya dibidang masing-masing SMA, SMK, SLB. Nanti pencairannya bertahap, dalam waktu dekat untuk tiga kabupaten. Kabupaten dan kota lainnya akan segera menyusul dibayarkan,” terangnya.

Dengan adanya pencarian ini nanti, diharapkan menjadi solusi atas kondisi sulit yang dialami guru honor. Sebab tidak sedikit dari mereka yang mengabdi secara maksimal tanpa terimbangi dengan penghargaan terhadap jerih payahnya itu. (Red/Ocha)

Editor: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

Headline