oleh

24 Advokat FERARI Sumsel Dilantik, Ini Pesan Ketua Umum Teguh Samudera

Laporan: Syaiful Jabrig/ Wartawan Tribunpos Palembang, Sumsel

PALEMBANG,TRIBUNPOS — Sebanyak 24 advokat Federasi Advokat Republik Indonesia (FERARI) dilantik dan diambil sumpah di sidang terbuka pelantikan dan pengangkatan di Pengadilan Tinggi Palembang, Jumat (8/10/2021).


Setelah sidang terbuka, kegiatan dilanjutkan pemberian sertifikat kepada Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhamadiyah yang magang di DPP PERARI Sumsel.

Acara yang berlangsung di Cafe Resto Mabes, jalan Demang Lebar Daun, Kota Palembang, dihadiri perwakilan advokat se-Sumatera Selatan.

Ketua umum FERARI, DR.(Yuris) DR.(MP) H. Teguh Samudera SH MH mengatakan, semua advokat yang dilantik hari ini telah menempuh pendidikan khusus profesi advokat, ujian advokat dan proses magang telah terpenuhi.

“Semoga ke-24 advokat yang baru dilantik ini, semuanya akan memberikan kontribusi buat pemerintah daerah maupun masyarakat Sumatera Selatan dalam rangka penegakkan hukum, kesadaran hukum, dan membela hak hak fundamental masyarakat agar terjamin tidak diberlakukan semena – mena oleh pihak lainnya,” ucapnya dalam sambutan.

Disebutkannya juga, mudah mudahan dengan adanya FERARI telah melakukan pengangkatan dan pelantikan serta pengambilan sumpah yang ke-6 di Sumatera Selatan, akan bisa membantu menyejahterakan masyarakat Sumatera Selatan dalam rangka penegakkan hukumnya maupun kesejahteraan.

“Sehingga apa yang menjadi program program pemerintah dapat tersampaikan kepada masyarakat dan kita akan mendampingi jika ada pencari keadilan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia dalam pesan khususnya menekankan, walaupun ada gonjang ganjing saat ini di Sumsel, ada kasus korupsi tentang pembangunan masjid Sriwijaya yang sangat disayangkan itu, semoga tidak untuk dicontoh dan ditiru oleh masyarakat.

“Serahkan kepada penegak hukum supaya mendapatkan proses yang adil dan masyarakat bisa mencermati dan bercermin atas perbuatan itu untuk tidak ditiru,” ucapnya.

Teguh meminta, agar masyarakat harus ikut mengawasi program program pemerintah daerah, baik yang dicanangkan oleh pusat maupun wilayah Sumsel ini agar benar-benar terwujud dengan baik.

Tidak dilakukan penyelewengan atau bahkan sampai korupsi. Karena itu perbuatan yang sangat hina dan melukai hati masyarakat luas.

“Dalam penegakkan hukum harus selalu bersinergi. Baik dengan kepolisian, kejaksaan maupun hakim yang memutus, juga dengan lembaga Pemasyarakatan. Karena tidak mudah mengatur masyarakat yang begitu majemuk yang kehidupan latar belakangnya masing-masing, seperti kehidupan manusia pada umumnya. Sehingga harus bersinergi, saling hormat menghormati dan jaga stabilitas keamanan daerah Sumatera Selatan,” pungkas Ketua Umum DPP FERARI.

Sementara itu ditempat yang sama Suwito Winoto SH, Ketua DPD FERARI Sumsel menjelaskan, hari ini dua moment yang sakral.

“Kepada 24 orang advokat FERARI yang baru diambil sumpah dan dilantik, untuk dapat menggunakan jabatan hukumnya dalam menegakkan keadilan sesuai dengan motto profesional dan religius, dengan pihak terkait pelaku hukum, bila jangan malu bertanya, belajar dan konsultasi ke DPD FERARI Sumsel,” ujarnya.

Suwito berpesan, agar jangan segan-segan untuk konsultasi, semua sama tidak ada senior dan junior, pengalaman yang menunjukkan ke profesionalan.

“Hendaknya para advokat FERARI dapat bersatu padu, bersama sama para aparat penegak hukum terkait lainya, guna memberikan keadilan kepada masyarakat yang membutuhkannya,” ucapnya.

“Jangan sombang jadi advokat, jangan pula membodohi orang yang tidak mengerti hukum, tanamkan jiwa keadilan sesuai motto propesional dan religius itu insha’Allah kita bermanfaat,” tutupnya. (red/Iful)

Editor Berita: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

Headline