oleh

​Bus Tak Lengkap Surat Dilarang Masuk Terminal Merak, Berlaku Sejak 1 Februari

Petugas di Terminal Terpadu Merak Kelas A Banten.

Laporan Wartawan : Badiaman Sinaga / Merak Banten

TRIBUN POS, MERAK — Mengacu pada peraturan Kementerian Perhubungan No 84 tahun 1999 tentang penyelenggaraan angkutan orang di jalan dengan angkutan umum. Pihak terminal terpadu kelas A Merak Banten, melarang setiap bus yang tak lengkap surat masuk terminal. Larangan ini berlaku sejak 1 Februari kemarin.


“Benar, terhitung sejak 1 Februari 2018, sudah kami berlakukan larangan bus masuk terminal bagi setiap perusahaan angkutan umum yang belum lengkap adminitrasi, seperti STNK, Kartu Pengawasan dan KIR,” demikian dikatakan Kepala Terminal (Kater) Sugio kepada tribunpos.com, Jumat (2/2/2018) kemarin.

Dikatakan Sugio, dirinya berkeinginan menata terminal Merak ini agar makin rapih dan baik lagi. Sebagaimana sewaktu ia bertugas di Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) yang sekarang diganti Balai Pengelola Tranportasi Darat (BPTD).

“Pelan-pelan kan di dalam sudah mulai rapih. Soal di luar terminal masih ada bus yang berjejer sembarangan, kami sudah berkoodinasi dengan Ditlantas Polda Banten, Polres dan Dishub Kota Cilegon untuk membantu turun tangan menetibkannya, karena itu bukan kewenangan kami,” jelas Sugio.

Sejalan dengan Kepala Terminal Merak, Jonny Siagian Kepala BPTD Wilayah Kerja (Wilker) Banten mengatakan, pihaknya akan berikan sanksi tegas pelarangan masuk terminal apabila kedapatan masih ada bus yang surat-surat operasionalnya tidak lengkap.

“Hanya bus lengkap dan laik jalan saja yang boleh menaik-turunkan penumpang di terminal yang berada di Wilker BPTD Banten,” ujar Jonny.

Sementara itu Rohman (45), salah seorang penumpang yang biasa menggunakan jasa angkutan penumpang bus saat diwawancarai wartawan tribunpos.com mengungkapkan, “Saya biasanya bolak balik Lampung – Jakarta seminggu 3 kali menggunakan jasa bus, dan saya bangga banyak perubahan di terminal ini, salah satunya soal kenyamanan. Bahkan saya menyaksikan langsunh setiap bus yang masuk terminal, surat-surat kendaraan diperiksa oleh petugas. Besar harapan publik, aturan ini bisa diterapkan seterusnya.” tutur Rohman. (Tribun Pos)

Editor : Sandi Pusaka Herman

Komentar

Headline