oleh

Biduk Cinta Sandi dan Hibza

-Literasi-102 views

Biduk Cinta Sandi dan Hibza

“Setiap nama memiliki sebuah lidah khusus melalui mana ia mengekspresikan rahasia Ilahi dan menceritakan kesempurnaan Wujud”. 


“Setiap lidah memiliki sebuah perbincangan khas melalui mana ia mewujudkan rahasia – rahasia ini”.

“Dan pencinta yang sebenarnya memiliki sebuah telinga yang diarahkan kepada setiap dan masing – masing kata.

“karena dia adalah ” Pencinta Sejati ” yang berperan sebagai sebilah cermin bagi seluruh kesempurnaan sumber ” Cinta “. Dan akhirnya, pencinta sendiri tak lain adalah sang Kekasih”.

“Apa pun adalah penting untuk mengaktualisasikan Yang dicari, Ia sendirilah Yang dicari”.

“Cinta meliputi setiap sesuatu, setiap gerak dan diam, aksi dan reaksi, sebab dan akibat, dan sebagainya. Setiap sesuatu berasal dari ” CINTA “.

“Semuanya memiliki sebuah tujuan tunggal, mewujudkan seluruh jangkauan kemungkinan ontoligis mereka sendiri dan dengan demikian menyebarkan Wujud dalam totalitas-Nya.

“Cinta menghasilkan Keindahan, kedamaian, ketenangan, serta kebahagian bersama Cinta. Dan keterbatasan akhirnya menuju ketakterbatasan karena Cinta adalah Allah Yang Ia sendiri merupakan Cinta”.

Spesial buat Sandi & Hibza 

Komentar

News Feed