oleh

Edo : Pecah Piring Mungkin Sudah Suratan , Pecahnya Nasdem Mesuji Ini Ulasan!!!

TRIBUNPOS MESUJI , LAMPUNG – Partai Nasional Demokrasi di Kabupaten Mesuji dinilai tidak solid lagi meski mendominas perolehan kursi DPRD Kabupaten Mesuji, prediksi ini bermula dari awal pelantikan hingga terbentuknya alat kelengkapan dewan.

Hal ini ditengarai lantaran canggungnya komunikasi ketua partai Nasdem Mesuji Fuad Amrullah terhadap partai – partai lain, sebagimana diungkapkan oleh ketua organisasi Masyarakat Pemantau Pemilu Pembangunan Republik Indonesia (MPPP-RI) Firdaus Juliantara saat disambangi crew TRIBUNPOS.

” Ya mungkin komunikasi lintas partai yang dilakukan ketuanya kurang bagus, buktinya dari 10 kursi yang mereka dapat, tidak ada satupun yang menduduki jabatan komisi, semua hanya anggota komisi, ini bisa jadi presenden buruk melihat besarnya perolehan suara mereka, namun dapat dibilang oposisi di parlemen, ” paparnya pada Kamis malam (28/05).

Disinggung terkait pemilihan wakil bupati yang telah diwacanakan lembaga legislasi tersebut apakah kader Nasdem yang akan mengisi jabatan wakil bupati? Pria yang akrap disapa Edo ini pesimis jika hal itu terjadi.

” Kalau berkaca pada kemarin saya kurang yakin, apa lagi mundurnya Fuad Amrullah juga banyak yang membaca bahwa ia pun mengincar kursi L2 (Wakil Bupati Mesuji), ini akan menjadi pertarungan internal partai untuk berebut rekomendasi, disini Fuad terkesan tidak memberi peluang kepada kader lain, sementara kita tahu besarnya Nasdem Mesuji itu berkat power Khamami (mantan bupati mesuji), ” paparnya.

Saat ditanya mengapa partai Nasdem Mesuji besar lantaran Khamami yang nota bene bukan ketua partai, Edo mengatakankan bahwa kedudukan Khamami saat itu sebagai pemegang tampuk kekuasaan tertinggi di Kabupaten Mesuji.

” Nasdem Mesuji besar itu karena tangan dingin khamami bukan fuad, sebagai penguasa saat itu Khamami mampu membranding Nasdem disegala lini, langkah · langkah yang dilakukan Khamami saat itu benar – benar jitu meskipun ada beberapa poin yang dinilai bermasalah namun faktanya 10 kursi mereka dapatkan, ” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa partai besutan Surya Paloh ini akan sulit mendapatkan posisi pada perebutan kursi Wakil Bupati Mesuji manakala internal partai dinalai telah terpecah.

” Sulit, mereka pasti akan disibukkan dengan perebutan rekom antar kader, ini akan berdampak pada kemungkinan terpecahnya solidaritas mereka sendiri, bisa saja berimbas kedepan mana kala yang mendapatkan rekom bukan dari kubu yang mereka inginkan, ” tandas Edo.

Kontributor : DH/FJ

Komentar

News Feed