oleh

Ahli Waris Berharap Santunan Pemilu, Janji Manis KPU RI Termakan Usia

TRIBUNPOS MESUJI , LAMPUNG – Sudah menginjak kurang lebih setahun berjalan, santunan kematian  yang dijanjikan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) hingga saat ini belum diterima oleh Ahli Waris  dari  (Alm Nurhadi )selaku anggota KPPS (V) Warga Desa Muara Tenang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji  Provinsi Lampung , Selasa (15/09/20).

Menurut Suryani (43) Istri Alm Nurhadi, pihaknya sudah memenuhi semua syarat yang diminta Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Mesuji untuk diajukan ke pusat ,namun hingga saat ini belum ada kabar. Kini sudah  satu tahun lebih empat bulan Korban Meninggal, keluarga dan ahli waris  berharap santunan kematian pemilu lebih cepat diberikan karena kebutuhan hidup semakin mendesak.

“ Tanggungan saya masih banyak mas,  anak saya tiga dan yang satu masih Sekolah Dasar, saya berharap pemerintah memperhatikan nasip Keluarga saya, karena dulu juga ayahnya (Almarhum) meninggal dalam Bertugas Untuk Negara,“ ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Suryani,” Pernah dipanggil ke Bawaslu Provinsi Lampung dan mendapat penghargaan bersama suami/ Korban lainnya, namun belum mendapat santunan yang dijanjikan KPU RI  untuk korban Kemataian”, terangnya.

Ditempat terpisah Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Daerah Mesuji (KPUD) Iklas Setya ketika dihubungi via Telepon (Minggu,13 September 2020), mengatakan bahwa berkas  Alm Nurhadi  sesuai surat balasan KPU RI tidak memenuhi  syarat , namun disitu tidak tertulis keterangan syarat apa saja yang tidak terpenuhi.

“ Kami KPU sedang berusaha mengirim surat untuk mengetahui persyaratan apa saja yang tidak terpenuhi oleh almarhum,” jelasnya  singkat.

Diketahui Alm Nurhadi  meninggal pada tanggal 24 April 2020 Pasca Pemilihan dan menurut Keterangan beberapa saksi ia mengalami sakit setelah hampir dua hari dua malam bekerja sebagai anggota KPPS, dan Pada waktu itu Pemilihan Presiden, Pemilihan Gubernur Lampung dan Pemilihan Anggota DPRD Kabupaten Mesuji.

Wartawan :  Dedi H

Editor         : Liz Chaniago

Komentar

News Feed