oleh

C.I.N.T.A

Dia yang adalah sepadan dengan cinta-Mu adalah Dikau sendiri, karena Dikau dan Dikau semata yang senantiasa melirik kecantikan-Mu. Biarlah tiada qalam pemeriksaan yang mengguratkan nama seorang Majnun yang memandang kecantikan mutlak-Nya sendiri dalam cermin kekasihnya.


Seorang pencinta demikian yang hikayatnya telah kita dengar, tiada ditemukan di setiap tempat yang matahari  mungkin bersinar. Sungguh tidak…!


Ide itu…! Biarlah tak seorang anak adam pun bilang padamu tentang sebuah “Cinta Mutlak” karena disana dikota “Cinta Tak Ternilai” lalu apa yang semata milik manusia…?

“Cinta yang terpantul dari cermin Cinta-Nya”

Kini Ku telah tak punya apapun selain cahaya Cinta-Mu dan harapkan Ridho-Mu..!!! Sungguh dalam kefaqiran hanya Cinta-Mu harta yang sangat berharga di istana Ke-Aku-an.

 

Indra Darmawan

Palembang, 8 Juni 2020

 

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed