oleh

PT. Jabnas Kelangitan Tangguh Abaikan Undang Undang Tentang Ketenagakerjaan

Simalungun – Tribunpos.com, – Sumut, PT, jabnas kelangitan tangguh (PT.JT) yg bekerja di Pt Unilever sebagai subcon tenaga kerja bongkar muat di kawasan ekonomi khusus sei mangkei kecamatan bosar maligas kab simalungun sabtu(6/11/2020)banyak sekali melakukan kecurangan terhadap 160 orang pekerja selama 5 tahun.

Seperti alat pelindung diri (APD) Bpjs ketenagakerjaan yg biasanya di tangung jawabbi oleh pihak perusahaan tersebut tetapi di Pt Jabnas Kelangitan Tangguh berbeda peraturanya,pekerja harus membeli alat pelindung diri (APD) sendiri dari luar,seharusnya alat pelindung diri dan bpjs ketenagakerjaan sudah menjadi tanggung jawab perusahaan.


Apalagi kalau Pt Jabnas Kelangitan Tangguh sudah 5(lima)tahun tidak mendaftarkan 160 orang pekerjanya ini berarti Pt Jabnas Kelangitan Tangguh melangar PP Nomor 84 Tahun 2013 tentang ketenagakerjaan jika perusahaan tidak melaksanakan kewajibannya untuk mendaftarkan karyawan sebagai peserta pada Bpjs akan di kenakan sanksi administratif berupa.

1.Teguran tertulis,yang dilakukan oleh pihak Bpjs.
2.Denda,yang dilakukuan oleh pihak Bpjs.
3.Tidak mendapat pelayanan publik tertentu,yang dilakukan oleh pemerintah atau pemerintah daerah berdasarkan permintaan pihak Bpjs.

Di dalam pasal 55 Undang-Undang No24 tahun 2011 tentang Bpjs menyebutkan bahwa pemberi kerja yg langgar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal19 ayat(1) atau ayat(2) di pidana dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun atau pidana denda paling banyak Rp 1.000.000.000.00(satu miliyar rupiah).

Kalau kita perhitungkan jumlah 160 orang pekerja dari Pt Jabnas Kelangitan Tangguh untuk pembayaran iyuran Bpjs selama 5 (lima) tahun,sudah berapa keuntungan Pt Jabnas Kelangitan Tangguh yg selama 5 tahun yg mengambil hasil dari 160 orang pekerja yg di intimidasi oleh oknum pejabat perusahaan yg tidak bertanggung jawab.

Di kesempatan ini juga kita mengharapkan agar pihak Pt Unilever mengambil tindakan sebagai pemberi pekerjaan kepada Pt Jabnas Kelangitan Tangguh yg melakukan pelanggaran dan menyimpang dari Undang-Undang Bpjs Ketenagakerjaan.

Awak media Tribunpos juga berharap kepada pihak atau instansi yg terkait agar dapat membantu untuk memperjuangkan apa yg menjadi hak mereka.

Watawan ; Heru jito.h

Editor      ; Rahmat Hidayat

Komentar

Headline