oleh

Warga Kuala Simeme Keluhkan Sarana Air Bersih Tak Layak Pakai

TRIBUNPOS DELISERDANG , SUMUT –  Sarana air bersih merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia dan masih minimnya sarana penyediaan air bersih untuk masyarakat di daerah pedesaan maka perlunya pengadaan Sarana Air Bersih dengan membangun fasilitas berupa Pompa, Pipanisasi dan Tandon air untuk masyarakat setempat.

Untuk mewujudkan sarana air bersih dan sanitasi yang berkesinambungan dibutuhkan pengelola sarana yang mampu mengelola, mengoperasikan dan memelihara sarana tersebut dengan baik. Pengelola tersebut berasal dari masyarakat itu sendiri dengan asas DOUM (dari, oleh, untuk Masyarakat). masyarakat.


Seperti halnya Pengadaan air bersih di Desa Simeme, kecamatan namorambe, kabupaten Deliserdang di duga tidak layak pakai dan tidak sesuai dengan RAB serta bangunan tangki air yang ada sangat beda dan menyalahi aturan.

Menurut pengakuan Sekdes saat ditemui awak media Tribun Pos Tv Sumut dan LSM TIPIKOR, kedalaman pipa air tersebut 60 meter kebawah tanah, dan berdiri di atas lahan/tanah milik pak Ahwat, warga desa setempat.

Diketahui melalui Pak Ahwat bahwa pembangunan sarana air bersih tersebut berdiri di atas tanah dan tidak selembar pun ada keterangan terkait status tanah tersebut, Hibah atau Jual beli. “ Selama warga membutuhkanya (tanah) boleh di pakai, yang penting untuk dimanfaat dan dinikmati warga desa simeime ini,” ungkap Pak Ahwat.

Menurut Kaur pembangunan bapak Erwin Ketaren, kegiatan pembangunan tangki air bersih menggunakan anggaran Dana Desa Tahun 2018.

Saat di konfrmasi Tim Tipikor Indonesia dan awak media TribunPos Sumut, Jum’at , 29/5/20, Renggena Boru Ginting warga setempat mengatakan, dia sangat kecewa dengan pengadaan air bersih yang kurang layak pakai, karena warga sangat membutuhkan air bersih untuk MCK sehari – hari.

Alex Candra Ginting, Sekdes Simeme mengatakan air tersebut layak pakai untuk masyarakat, tetapi nyatanya tangki air bersih tidak layak dan tidak efisien,jadi masyarakat kecewa. Dan itu pun warga di tagih iuran perbulan .

Harapan sejumlah warga semoga instasi pemerintah setempat lebih serius memperhatikan kebutuhan akan pentingnya air bersih bagi warganya untuk kegiataan sehari-hari dan tentunya menunjang kelangsungan hidup yang bersifat mendasar (Primer) ini.

Kontributor : Ibnu Hajar

Komentar

News Feed