oleh

3 Anggota DPRD Sayangkan Pemkot Cilegon tak Prioritaskan Keluhan warga Tembulum

Merak-Tribunpos.com | Puluhan tahun warga Kampung  Tembulum dan Sumur Pring mengeluhkan tidak adanya penerangan jalan menuju ke kampung mereka. Akses jalan dengan sisi jurang terjal ini sangat membayakan warga, apalagi pada saat kondisi malam hari gelap gulita.

Tembulum dan Sumur Pring adalah wilayah Kelurahan Mekarsari dengan letak geografis daerah perbukitan  di Kecamatan Pulomerak Kota Cilegon. Daerah ini dihuni sekitar 150 KK kurang lebih 600 jiwa.

Terkait keluhan warga tersebut, Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi PKS, Aam Amrullah minta segera prioritas keluhan dan permintaan warga Kampung Tembulang. Aam yakin keluhan warga tersebut sudah diusulkan di Musrembang.

“Sangat di sayangkan Pemkot Cilegon  belum mewujudkan prioritas kebutuhan dasar masyarakat. Khususnya masyarakat Tembulun tersebut,” ujar Aam kepada Tribunpos  kemarin.

“Saya  rasa usulan pada setiap tahun masuk dari  Rt/Rw setempat saat musrenbang,” imbuh anggota DPRD Cilegon Komisi I ini.

Sementara itu, anggota DPRD Dari Fraksi Nasdem, Erik Rebiin, menyampaikan terimaksih atas informasi dari Media Tribunpos dan akan menindaklanjuti persoalan keluhan warga Tembulum ke Pemkot Cilegon.

“Terimakasih atas infonya, akan kami tindak lanjuti ke pemkot agar segera dicarikan solusinya,” jawab rebiin singkat.

Anggota DPRD yang lain, Baihaki Sulaiman, dari Fraksi PPP, juga memberikan tanggapan keluhan warga Tembulum tersebut.

“Sebagai warga Negara, mayarakat Tembulum berhak mendapat pelayanan yang sama dengan warga lainnya,” ujarnya.

Menurut Baihaki, soal pengadaan penerangan jalan, Pemerintah kota Cilegon  perlu memperhatikan keluhan warga ini tersebut dalam arti memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana masyarakat.

“Penerangan jalan adalah kebutuhan warga yang amat mendesak,” pungkas Anggota  Komisi IV ini.

“Ketika pemerintah menjawab persolan warga ini manfaatnya sangat penting bagi aktivitas sosial, ekonomi warga,” imbuh dia.

Camat Pulomerak, H.MuHammad Hata SH.MM, saat diminta tanggapan mengaku, persoalan  ini sudah berkali-kali saya sampikan kepad Walikota CIlegon dan Reses Dewan.

“Mudah-mudahan di tahun 2020 bisa di bangun,” ujar pria yang konon putra  kelahiran dari Link. Tembulum ini.

Keluarga besar tembulum sangat mengharapkan adanya tiang listrik di jalan menuju Tembulum, pertama untuk penerangan jalan, kedua untuk pendorong air bersih sumur naik ke atas kampong tersebut. [*]

Penulis: Badia Sinaga

Komentar

News Feed