oleh

Tiang PJU Tol Bali Mandara Ambruk

BALI, Tribunpos.com | Angin kencang yang terjadi pada Kamis (24/1/2019) siang mengakibatkan satu lampu penerangan jalan umum (PJU) di Tol Bali Mandara ambruk.

Untungnya, saat tiang PJU ambruk tidak ada pengendara yang melintas di bawahnya.

Kejadian itu sempat membuat manajemen menutup sementara akses jalur sepeda motor, lantaran kecepatan angin jauh di atas normal.

Jika biasanya kecepatan angin di Tol Bali Mandara di kisaran 20 kilometer per jam, Kamis kemarin kecepatan angin tercatat sekitar 80 km/jam.

Humas Tol Bali Mandara I Putu Gandhi Ginatra, menerangkan kejadian robohnya salah satu lampu penerangan jalan umum itu terjadi pada Kamis (24/1) sekitar pukul 14.00 Wita.

Saat itu kecepatan angin di kisaran 80 km per jam melintas tepat di atas jalan tol. Walhasil, kuatnya tiupan angin itu mengakibatkan salah satu PJU yang terletak di KM 4.200 terkena imbasnya. Tiang PJU itu roboh melintang di tengah jalan tol arah Benoa – Nusa Dua.

“Saat angin merobohkan PJU itu, mobil yang melintas tidak terkena imbasnya. Ada yang sudah melewati dan ada juga yang sebelum PJU itu. Sehingga tidak menimbulkan korban,” ungkapnya yang dikonfirmasi, Kamis sore kemarin.

Diuraikan Gandhi, kecepatan angin 80 km per jam tersebut tentu sangat berbahaya. Namun, selang beberapa saat kemudian kecepatan yang terekam di alat anomometer turun hingga 50 km per jam.

Biasanya, kecepatan angin di atas tol hanya 20 km per jam. Sehingga para pengguna diperbolehkan untuk melintasi jalan tol di atas laut itu.

Diakuinya, sesaat setelah robohnya PJU, pihaknya langsung melakukan penutupan jalur motor. Namun, sifat penutupan itu hanya sementara saja.

“Memang untuk jalur motor sempat kami tutup. Tapi, sebentar saja kok, nggak sampai bermenit-menit. Setelah dipastikan kecepan angin menurun, kami langsung buka lagi,” tutur Gandhi.

Dia mengimbau kepada pengguna jasa tol selalu menaati setiap instruksi petugas penjaga tol dan memastikan kondisi motor dan alat pelindung diri yang baik. Hal itu karena cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini berupa angin kencang dan hujan deras.

“Lantaran cuaca buruk, kami mengimbau agar para pengguna jasa menaati setiap pemberitahuan atau arahan dari petugas jaga,” kata Gandhi. (**)

Editor : Sandi Pusaka Herman


Komentar

News Feed