oleh

Dua Kades di Majalengka Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa

MAJALENGKA, Tribunpos.com I Lagi-lagi kepala desa kembali terjerat kasus dugaan korupsi dana desa. Unit Tipikor Satreskrim Polres Majalengka menahan Kades Cihaur berinisial SD (60) dan Kades Cigaleuh berinisial BD (57). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD).

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono didampingi Kasat Reskrim AKP M. Wafdan Muttaqin, menjelaskan, berkas kedua perkara itu sudah masuk tahap 2 dan segera dilimpahkan ke Kejari Majalengka.

Kapolres mengungkapkan, SD tersangkut perkara tindak pidana korupsi bantuan ADD (Alokasi Dana Desa) tahun 2016 tahap I di Desa Cihaur, Majalengka, sebesar Rp198.864.000.

“Kerugian negara ditaksir Rp85.767.500. Sewaktu menjabat kepala desa, tersangka tidak menyalurkan ADD sesuai dengan proposal pengajuan dan daftar rencana penggunaan,” terangnya.

Sedangkan BD jadi tersangka tindak pidana korupsi Dana Desa Tahun 2016 Tahap II dan Dana Bantuan Alokasi Dana Desa Tahun 2016 Tahap II dan III serta dana bantuan Infrastruktur Perdesaan Tahun 2016 di Desa Cigaleuh sebesar Rp546.833.460.

“Kerugian ditaksir Rp195.748.603. Modusnya, tersangka tidak menyalurkan dana bantuan sesuai dengan proposal yang diajukan,” ujar Kapolres.

Kedua tersangka dijerat Pasal 2 Subs Pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU RI No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (*/Red)

Editor: Sandi Pusaka Herman

Komentar

News Feed