oleh

Warga Kampung Yudha Karya Jitu Keluhkan Pemotongan BST

TRIBUNPOS TULANG BAWANG , LAMPUNG ꟷ Dengan adanya kejadian Musibah Alam yang saat ini sedang terjadi  yaitu Covid-19,  Dan dengan adanya Bantuan dari Pemerintah Pusat yang disalurkan langsung oleh Kementerian Sosial yang dikenal dengan  Bantuan Sosial  Tunai (BST). Minggu, 04/10/2020.

Kejanggalan dalam kegiatan penyaluran BST/Bansos yang ada dikampung Yudha Karya Jitu Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang seperti yang di ungkapkan oleh sejumlah warga penerima KPM.

Berdasarkan pengakuan dari beberapa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial Tunai (BST)  kepada awak media diantaranya Ahmad Zaenuri (37) warga RT 12, Mutiah (85 ) warga RT.14, Siti Latifah (51) warga RT.14, dan Sandirun (70) warga RT.12 bahwa pemotongan itu, dikarenakan terdapat penerimaan yang ganda dari sumber bantuan yang berbeda.

Dengan adanya pemotongan BST dengan total nilai Rp.600.000. kegiatan pemotongan itu yang dilakukan dengan dua tahap. Tahap pertama sebanyak Rp.100.000. dan Tahap kedua setelah pencairan pengambilan dari kantor Pos Sebanyak Rp.500.000.

“ Kegiatan pemotongan tahap pertama, sebanyak Rp.100.000 yang dilakukan dikantor balai kampung, setelah selesai pengambilan dari kantor Pos.  Dengan alasan dari pemerintahan kampung,  kegiatan pemotongan itu akan diberikan kepada pihak warga lain yang belum tersentuh bantuan baik dari BLT-DD Maupun BST yang merupakan program dari Kemensos,” ungkap mereka.

Ahmad Zaenuri mengaku dirinya hanya menerima dua kali dengan total Rp.1.100.000. dari bantuan tersebut. “Pertama saya terima dari BLT-DD sebesar Rp.600.000 dan karena dengan adanya data nama yang turun dari Kemensos, saya harus mengambil di kantor POS sebesar Rp.600.000. Setelah selesai pengambilan dikantor Pos, dipotong oleh pihak kampung sebesar Rp.100.000. setelah selang dari beberapa hari turun kembali bantuan tersebut sebesar Rp.600.000 dan diambilah kembali uang tersebut,” ungkapnya pada awak media.

“Saya semestinya menerima BST dengan total 1.800.000, dengan adanya pemotongan itu saya hanya menerima sebesar Rp.1.100.000,” jelas Ahmad Zaenuri saat disambangi di rumahnya, Minggu (04/10/20).

Dikonfirmasi Selamet W ketua RK/RW 003 dan Krisman (Kaur Umum) mengatakan bahwa mereka diutus oleh Kepala  Kampung (Johannis) dan Sekretaris kampung (Didik Setiadi) untuk mengambil uang tersebut dari warga penerima BST. Minggu (04/10/2020) dirumah Selamet W.

Menurut mereka pemotongan tersebut bahwasanya akan disalurkan kepada waga setempat yang belum tersentuh bantuan. Untuk secara detail, mereka tidak tahu dengan pasti terkait pemotongan bantuan tersebut. “ Secara detail kami tidak tahu, lebih baik ke Kantor saja atau bisa langsung menemui Sekretaris Kampung untuk lebih jelasnya,” sampai Krisman dan Selamet.

Setelah mereka memberikan tentang info dan pernyataan tersebut, awak media pun langsung menemui Sekretaris kampung dalam hari yang masih sama untuk menggali informasi tentang hal yang sama.

Kurang lebih pukul 15.30 WIB ditemui dirumahnya, Didik Setiadi mengatakan bahwa pada saat itu setelah dilakukan suatu klarifikasi tentang hal itu. Sekretaris kampung memberikan suatu keterangan tersebut. Tetapi setelah beberapa cerita yang kami sampaikan terkait pemotongan yang bervariatif nilainya diapun tidak mengetahui hal itu.

Dengan bahasa yang disampaikan kepada awak media, yang terlibat dalam kegiatan tersebut bukan hanya dia saja, tetapi ada pihak lain yang mengetahui termasuk kepala kampung. Dalam kegiatan pengalihan bantuan ke penerima manfaat  yang baru, telah itupun hanya di lakukan rapat internal aparatur kampung, sehingganya pihak lembaga BPK/BPD Kampung tersebut tidak mengetahui atau tidak menyaksikan kagiatan rapat pengambilan penerima manfaat yang menggantikan.

Sehingganya dengan adanya rapat tersebut, awak media, hanya ingin mengetahui  terkait berita acara yang dibuat dan SK kepala kampung terkait nama-nama pengganti dari penerima manfaat yang baru. Tetapi Sekretaris kampung pun hanya menjawab lupa. “ Entah itu sudah dibuat atau belum,” kata Didik.

Wartawan : Iskal/Sunarno/Martin/Mus

Editor         : Liz Chaniago

 

Komentar

News Feed