oleh

Ulama Tersohor Syech Amin Atthalib, Puji Bacaan Fatiha KH Amiruddin Nahrawi

MADINAH, Tribunpos.com | Disela menjalankan ibadah haji di tanah suci, KH Amiruddin Nahrawi selaku staf khusus gubernur Sumsel bidang hubungan antar agama, berkesempatan untuk bersilaturahmi dengan berbagai ulama tersohor di dunia yang berasal dari berbagai negara di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Kamis (25/7/2019) waktu setempat.

Saat momen silaturahmi tersebut dilaksanakan, para ulama dari berbagai negara menguji KH Amiruddin Nahrawi untuk membacakan bacaan Al-Fatiha yang disaksikan oleh para ulama dunia lainnya.

Setelah lantunan ayat Al-Fatiha selesai diucapkannya, Syech Amin Atthalib langsung memuji bacaan yang dilapalkan KH Amiruddin Nahrawi.

Dalam komentarnya Syech Amin mengatakan, bacaan yang dilantunkan oleh KH Amiruddin Nahrawi sangat baik (Mumtaz). Menurutnya ulama tersohor itu, dari makhorijul huruf yang dibacakan imam besar NU di Sumsel ini sudah pas, tajwidnya juga tepat dan dari sisi suara juga merdu.

“Dengan modal bacaan yang baik ini, menurutnya saya, KH Amiruddin Nahrawi dirasa cocok untuk menjadi Imam Masjid dan memimpin jemaah dalam melaksanakan ibadah sholat,” ucap Syech Amin Atthalib yang disaksikan para ulama lainnya dari berbagai negara.

Setelah mendengar komentar yang diucapkan Syech Amin Atthalib, dirinya menyambut baik atas pujian dan apresiasi yang diberikan itu. Menurutnya bacaan yang baik tersebut didapatkannya dari hasil dulu duduk sebagai santri di pondok pesantren.

“Berkat jasa para guru-guru di pondok pesantren yang telah membimbing dan mengajari saya, sehingga saya memiliki bacaan Al-Qur’an yang baik. Maka dari itu saya selalu ingat jasa para guru dan selalu mendoakan para guru-guru yang telah membimbing saya,” katanya KH Amiruddin Nahrawi kepada wartawan Tribunpos.com melalui sambungan telepon, Jumat (26/7/2019).

Perlu diketahui KH Amiruddin Nahrawi merupakan alumni Pondok Pesantren Sukorejo, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur dan juga alumni Pesantren Kasyfudduja Parse, Kecamatan Raas, Desa Brakas, Madura.

Waktu di Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KH Amiruddin Nahrawi belajar pada Kyai H Munif Waliyullah.

Sedangkan ketika belajar Al-Qur’an, ia belajar dengan Kyai Mahalli yang mempunyai track record sangat baik bacaan Qur’annya dan terkenal.

Dari ilmu yang diperolehnya tersebut, dulu ketika mengikuti perlombaan MTQ tingkat pesantren, KH Amiruddin Nahrawi kerap kali memperoleh juara 1 dalam seni baca Al-Qur’an. (Red)

Editor: Sandi Pusaka Herman

Komentar

News Feed