oleh

Turun ke Jalan, Aktivis Pencinta Alam Prabumulih Galang Bantuan Bencana Banjir Bandang di Lahat

Laporan Wartawan Tribun Pos, Yari Dahlino, Prabumulih, Sumsel

PRABUMULIH,TRIBUNPOS.COM I Bencana alam banjir bandang yang terjadi di Desa Keban Agung, Kecamatan Mulak Sebingkai, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan di penghujung tahun 2019 lalu mengisahkan banyak cerita duka.


Sebanyak 10 rumah dikabarkan hanyut, 9 rumah rusak berat, 58 rumah rusak ringan, 1 mushola rusak berat, 1 PAUD hanyut, sawah milik 32 KK rusak atau gagal panen dan 2 los pasar (kalangan) rusak berat.

Kondisi ini mengetuk hati para aktivis pencinta alam Kota Prabumulih untuk memberikan bantuan. KPA Summit Adventure, KPA WHE (Wahana Hijau Explorer) dan KPA Rangers turun ke jalan melakukan aksi penggalang dana, Sabtu  (04/01/20). Terkumpul dana sebesar Rp4.554.600 selama penggalangan dana 2 hari itu.

Koordinator Aksi, M Rizki WA mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian para komunitas pencinta alam Prabumulih terhadap korban bencana alam, yang memang sering dilaksanakan apabila ada daerah yang terkena bencana alam.

“Nantinya hasil donasi akan digabungkan dan diberikan kepada pihak MAPALA STEPA Lahat, selaku penyalur bantuan kami di lokasi bencana,” ujar Boker saat diwawancarai wartawan Tribunpos.com, Minggu (05/01/20) kemarin.

Pria yang akrab disapa Boker ini menjelaskan, kegiatan kali ini juga bekerjasama dengan KPA Tapak Jejak Tebat Agung (TJTA) Muara Enim.

Sekedar untuk diketahui, dari dana bantuan terkumpul, separuh berupa uang, dan separuh dibelanjakan barang yang dibutuhkan untuk meringankan para korban banjir. (Red/Kaka)

Editor: Sandi Pusaka Herman

Komentar

Headline