oleh

Tim Gabungan Gelar Razia Pemberlakuan Pergub dan Perwali

TRIBUNPOS PALEMBANG – Mulai dari Aparat Kepolisian, TNI, Polisi Pamong Praja, Dishub, organisasi massa terkait lainnya di Provinsi Sumsel, tampak dari pantauan Kamis (17/9/2020) seputaran jembatan Ampera, masjid Agung Air Mancur Kota, Monpera Palembang, hari ini terus melakukan razia pemberlakuan aturan pelarangan atas penyebaran Virus Corona Covid 19 upaya memutus mata rantai sejak diberlakukannya peraturan.

Pemberlakuan sanksi bagi warga yang tidak menggunakan masker, baik itu pemberlakuan Pergub Nomor 37/2020 maupun Perwali No 27/2020 Guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya prokes serta dapat memutuskan mata rantai Covid-19.
Bagi masyarakat melanggar akan diberikan sanksi daya paksa polisional dan sangsi administrative, seperti, membersihkan fasilitas umum atau semacamnya lain untuk membuat efek jera bagi pelanggar.

Sanksi administratif mulai dari penghentian sementara hingga denda atau sanksi teguran lisan, tertulis hingga penghentian permanen kegiatan, dan pencabutan izin usaha, perkantoran, hotel pada kegiatan tempat keramaian melakukan pelanggaran.

Sebelumnya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM menjadi pimpinan apel dan Monitoring Pelaksanaan Ops Yustisi Polrestabes Palembang Dalam Rangka Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Halaman Monpera Kota Palembang, Kamis (17/09).

Dalam amanatnya Kapolda mengatakan bahwa bahaya virus corona atau covid-19 bukan hanya melanda Sumsel atau Indonesia akan tetapi diseluruh dunia. “Sampai hari ini obat atau vaksin untuk mengatasi virus corona atau covid-19 belum ditemukan, oleh karena itu kita harus saling waspada. Kita sebagai aparat yang menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum sekaligus sebagai pemberi edukasi kepada masyarakat haruslah sehat terlebih dahulu untuk itu marilah kita semua untuk menjaga kesehatan agar tidak terpapar oleh pandemi covid-19,” sampainya.

Wartawan : Syaiful jabrig
Editor         : Liz Chaniago

Komentar

News Feed