oleh

Safari Zhuhur Berjamaah di OPD Sumsel Harus Tetap Berjalan, Cak Amir: Saya Terus Pantau dari Mekkah

PALEMBANG, Tribunpos.com | Dalam rangka mensukseskan program Gubernur Sumsel bidang pembinaan spiritual, Forum Komunikasi Ulama Umara (FKUU) Sumsel hadir di kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA), Rabu (31/07) kemarin.

Acara diawali dengan sholat dzuhur berjamaah yang diimami oleh pegawai dinas PPA dan diikuti oleh seluh pegawai, staf dan honorer yang ada di lingkungan dinas PPA.


Seusai sholat, Hadran kabid Perlindungan Anak dalam sambutannya menyampaikan, permohonan maaf atas ketidakhadiran ibu kepala dinas karena di waktu yang bersamaan ini beliau sedang sakit.

Dikatakan Hadran, dirinya sangat berterimakasih dengan hadirnya FKUU disini (baca; kantornya). Karena dalam kesehariannya mengurusi lingkungan sosial, maka harus mendapatkan siraman rohani agar dalam melaksanakan tugas diberi kesabaran dan rasa ikhlas.

“Tentunya kami berharap semoga tausiyah yang disampaikan dapat memberi pencerahan dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT,” katanya.

Sementara, Dr H Kemas Badaruddin, MPdI dalam ceramahnya beliau menyampaikan, FKUU hadir setiap minggu di lingkungan OPD, bertujuan membiasakan para pegawai untuk melaksanakan sholat berjamaah.

Dipaparkan Ustadz Kemas, sholat berjamaah itu memiliki manfaat yang banyak, selain mendapat pahala berlipat ganda sholat berjamaah juga melatih untuk mentaati imam sebagai pimpinan sholat.

“Hal tersebut perlu kita implementasikan di lingkungan dinas, supaya kita sebagai bawahan selalu taat terhadap pimpinan,” ucapnya.

Dr Kemas menambahkan, sesungguhnya Allah menciptakan manusia di bumi selain untuk menjadi khalifah juga memiliki keistimewaan yang tidak dipunyai oleh mahluk lain ciptaan Allah.

Keistinewaan yang dimiliki manusia di antaranya ialah memiliki akal yang sempurna, mahluk yang paling mulia, mahluk yang paling cerdas dan ciptaan Allah yang paling baik.

“Jikalau kita sebagai manusia dapat memaknai kedudukan kita hidup di dunia dengan selalu bertaqwa kepada Allah, maka malaikat pun akan bersujud kepada manusia, namun jika sebaliknya maka manusia lebih buruk dari seekor binatang,” jelasnya.

“Semoga kita semua tergolong orang-orang yang selalu bertaqwa kepada Allah untuk memperoleh kesempurnaan di mata Allah SWT,” tutupnya.

Di waktu berbeda, KH Amiruddin Nahrawi selaku staf khusus gubernur Sumsel bidang hubungan antar agama saat di konfirmasi dari Mekkah mengatakan, FKUU harus selalu hadir di lingkungan OPD setiap minggunya, agar pembinaan keimanan dan ketaqwaan yang di inginkan bapak H Herman Deru terhadap para pegawai dapat dirasakan.

“Saya selaku staf khusus gubernur meskipun sedang menjalankan ibadah Haji, namun saya akan terus memantau jalannya safari dzuhur yang laksanakan FKUU sebagai bentuk dedikasi dan pengabdian saya untuk pemerintah dan rakyat Sumatera Selatan,” ungkap Cak Amir sapaan KH Amiruddin Nahrawi, kepada Tribunpos.com lewat telepon, Kamis (01/08/2019) kemarin. (*/Red)

Editor: Sandi Pusaka Herman

Komentar

Headline