oleh

Pupuk Bersubsidi Langka, Ketua Komisi II DPRD Lampung: Laporkan Karena Itu Tindak Pidana

TRIBUNPOS LAMPUNG UTARA – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi Fraksi Partai Nasdem meminta dinas pertanian kabupaten Lampung Utara dan instansi- instansi terkait untuk segera mengusut tuntas penyebab utama terjadinya kelangkaan pupuk bersubsidi yang di keluhkan para petani.

“Jangan sampai dinas pertanian hanya diam
saja. Pastikan pendistribusian pupuk berjalan baik kelapangan, karena sekarang adalah waktu para petani melakukan pemupukan terhadap tanaman mereka,” terangnya saat di hubungi melalui Pesan WhatsApp. Sabtu (22/01/2021)


Tidak sampai disitu Wahrul juga meminta kepada dinas pertanian Lampung Utara dalam pelaksanaan pendistribusiannya harus sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK), yaitu rencana kebutuhan sarana produksi pertanian dan alsintan untuk satu musim/siklus yang disusun berdasarkan musyawarah anggota kelompok tani.

“Jangan sampai petani-petani di Lampung ini selalu kekurangan pupuk karena pendistribusiannya tidak sesuai prosedur, atau tidak sesuai dengan RDKK,” ungkapnya.

Wahrul juga menegaskan apabila ditemukan adanya kecurangan dan permainan antara pengelola gudang, distributor, dan pengelola kios dalam pelaksanaan pendistribusiannya, agar pelaku dapat dilaporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.

“Laporkan jika ada permainan, karena itu merupakan tindakan yang dapat merugikan banyak pihak dan termasuk tindak pidana. Untuk saya meminta aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kebenarannya dilapangan.” Pungkasnya.

Wartawan : Davi

Komentar

Headline