oleh

PPTSB Banten Gelar Rekerwil, Delapan Delegasi Bakal Diutus Ikuti Mubes XIV di Samosir

Para peserta Rakerwil PPTSB Wilayah Banten, Minggu (16/9/2018) di Resto Danau Mas, Kramatwatu, Serang. (Tribunpos)
Laporan Wartawan : Badiaman Sinaga, Serang, Banten

TRIBUNPOS.COM, SERANG — Pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boruna (PPTSB) Provinsi Banten yang dilaksanakan di Resto Danau Mas, Kramatwatu, Serang, Minggu (16/9/2018) malam berjalan sukses.

Sebanyak 50 peserta terdiri dari Pengurus PPTSB Cabang Serang, Cabang Cilegon, 10 PPTSB Sektor dan penasehat hadir pada Rakerwil yang membahas Program Konsolidasi Organisasi dan Rencana Musyawarah Besar (Mubes) PPTSB di Samosir mendatang.


Pantauan Tribunpos.com acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dan doa oleh Penatua PPTSB. Tampak hadir Ketua PPTSB Wilayah Banten Ir Alpeda Sinaga.

Hasil Rakerwil diputuskan bakal mengirim 8 (delapan) delegasi untuk mengikuti Mubes XIV PPTSB pada 18-21 Oktober 2018 di Samosir.

Ketua Wilayah PPTSB Banten, Ir Alpeda Sinaga mengungkapkan, Rakerwil kali ini dapat memacu semangat kemajuan PPTSB Banten. Ia berharap ke depan kehadiran PPTSB dapat memberikan dampak positif bagi Pomparan Toga Sinaga yg tersebar di Wilayah Banten.

“Terimakasih saya ucapakan kepada seluruh peserta Rakerwil PPTSB, biarlah apa yang kita rapatkan hari ini untuk kemajuan PPTSB Wilayah Banten, dan saya berharap Mubes XIV di Samosir mendatang berjalan dengan baik,” kata CEO PT Artha Tehnik Abadi ini kepada wartawan Tribunpos.com.

Dijelaskan Alpeda, Kumpulan Marga Sinaga sudah berdiri sejak 40 tahun yang lalu di Banten ini, tepatnya pada tahun 1978. Waktu itu hanya puluhan keluarga saja, namun sekarang sudah mencapai 400 Kepala Keluarga dan kurang lebih ada 2.000 jiwa.

“Artinya, sebanyak itu anggota keluarga besar kita (PPTSB) di Banten, maka menjadi tugas kita bersama untuk saling tolong menolong sesama anggota,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Bidang Usaha dan Ekonomi PPTSB Wilayah Banten, Ir Sadar Sinaga mengatakan, bahwa keberadaan PPTSB Wilayah Banten, secara organisasi masih belum memberikan kontribusi yang positif pada masyarakat Banten.

Tetapi, secara perindividunya dirasa sudah membantu pemerintah provinsi dalam mengurangi pengangguran dengan membuka kesempatan kerja dan mempekerjakan masyarakat tempatan (Banten) dalam berbagai sektor tenaga kerja di pabrik-pabrik.

“Ke depan, jangka panjangnya, PPTSB Banten juga akan membentuk UKM dan Koperasi. Saat masih dalam tahap Pengurusan Izin,” pungkas Sadar Sinaga. (Tribunpos)

Editor : Sandi Pusaka Herman

Komentar

Headline