oleh

Polda Banten Musnahkan 30 Ribu Botol Miras

Laporan Wartawan Tribunpos.com, Serang, Arohman Ali

SERANG, Tribunpos.com | Polda Banten melakukan pemusnahan 30 ribu botol miras. Ribuan botol miras berbagai merk itu merupakan bagian dari barang bukti yang disita polisi selama Operasi Pekat Kalimaya sejak 11-20 Desember 2018 lalu.


Usai melaksanakan Apel Gelar Operasi Lilin Kalimaya pada Jumat, 21 Desember 2018 di lapangan Mapolda, Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir bersama tokoh agama Abuya Muhtadi langsung menghancurkan barang haram tersebut menggunakan mesin gilas (stoom).

Dalam sambutannya, Kapolda Banten mengatakan, selain melakukan pemusnahan miras, jajarannya juga berhasil mengungkap beberapa kasus kejahatan yang sudah meresahkan masyarakat.

“Selama kegiatan Operasi Pekat Kalimaya dilaksanakan, jajaran Polda Banten berhasil mengamankan 142 orang preman, dengan rincian 136 dilakukan pembinaan dan 6 preman ditetapkan sebagai tersangka,” kata jendral bintang satu ini.

“Penetapan tersangka ini karena mereka terbukti melakukan pengeroyokan dan senjata tajam. Pasal yang dikenakan yaitu pasal 170 KUHP,” ujarnya.

Menggunakan stoom (mesin gilas), Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir bersama tokoh agama Banten Abuya Muhtadi melakukan pemusnahan 30,155 miras di Mapolda Banten, Jumat 21 Desember 2018.

Kemudian, Brigjen Tomsi menambahkan pihaknya juga berhasil menangkap pelaku kejahatan jalanan yang selama ini cukup meresahkan masyarakat di wilayah hukum Banten.

“Kami berhasil menangkap 16 pelaku kejahatan jalanan. Rinciannya 9 pelaku pencurian gula rafinasi, 2 pelaku curanmor dan 5 pelaku pencurian kabel PLN,” tambahnya.

Kemudian juga, Polda berhasil mengungkap kasus perjudian, dengan memanfaatkan penggunaan aplikasi game ludo berbasis android. “4 orang kita tangkap karena melakukan perjudian ludo,” paparnya.

Selain itu, Kapolda menjelaskan demi memberikan rasa aman menjelang Natal dan Tahun Baru, sebanyak 152 orang yang dugaan tindak pidana prostitusi berhasil diamankan. Rinciannya 149 wanita penghibur dan 3 orang waria.

“Dari tangkapan itu 151 orang dilakukan pembinaan dan 1 orang yang diduga sebagai mucikari kita proses dengan pasal 506 KUHP,” tambahnya.

Diwaktu bersamaan, Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres di wilayah hukum Polda Banten, TNI, BNN Provinsi Banten, dan semua pihak yang telah bekerja keras dalam memberantas sumber penyakit masyarakat yang selalu menjadi pemicu terjadinya kriminalitas di provinsi Banten.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tak henti-hentinya memberantas miras dan penyakit masyarakat yang selama ini menjadi pemicu tindakan kriminal di Provinsi Banten,” pungkasnya. (Red/Realase Humas Polda)

Editor : Sandi Pusaka Herman

Komentar

Headline