oleh

Petani Porang di Sumsel Harapkan Bantuan Bibit

Laporan Wartawan : Rosa Rosmilah, Tribun Pos Palembang, Sumsel

TRIBUN POS, PALEMBANG II  Petani porang di  Sumsel berharap pemerintah pusat memberi bantuan bibit untuk meningkatan pendapatan.


Hal ini  disampaikan, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sumsel ke Kementrian Pertanian melalui Dirjen Perkebunan.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil (P2PHP) Dinas Perkebunan Sumsel, Rudi Arfian mengatakan, porang adalah jenis umbi-umbian yang termasuk dalam spesies amorphophallus muelleri, kelebihan menanam porang yakni tidak terlalu banyak rewel perawatan dan tidak perlu cahaya yang banyak karena di hutan banyak naungan pohon besar sementara kita ingin mengoptimalisasi lahan perkebunan.

Jelasnya, porang dapat ditanam diantara naungan pohon besar, sebagai tambahan penghasilan bagi petani. Jadi kalau ada pohonnya sawit, karet, kopi tambahannya ada di umbian Porang.

” Kita menganjurkan petani tidak perlu mengganti komoditi dengan mempertahankan tanaman karet dan menambah tanaman sela, dengan menanam porang akan menambah besar penghasilan, tanaman sela daripada sawit,” katanya.

Untuk pemasarannya, Rudi mengungkapkan, pasar porang sudah ada di 22 negara. “Jadi petani kebun tidak perlu risau memasarkan porang. Karena pangsa pasarnya di 22 negara,” paparnya.

Lanjutnya, dalam satu musim tanam minimal dapat tiga kali lipat bibit baru, kalau subur dapat 40 biji. ” Kendala yang dihadapi petani, awalnya butuh dana besar. Pemerintah sudah menyiapkan kur minimal Rp 50 juta, sekarang kita mengarap itu, kita negosiasi bank BNI untuk mensuport ini,” katanya.

“Pengepul porang di Sumsel banyak, asosiasi porang siap menampung dan jual beli bibit porang,” tambah Rudi.

Lanjutnya, untuk lahan Sumsel tidak kekurangan, untuk lahan Karet 1,3 juta hektar, sawit 1,1 juta hektar, kopi 295 ribu hektar,  kelapa 62 ribu hektar.

“Di Sumsel sudah tersebar di 17 kabupaten/kota, dan sudah ditanam 1 juta batang porang,” ujarnya

” Maka dari itu, kepada Dirjen Perkebunan berilah bibit porang untuk bisa kami  tanaman sela perkebunan,” tutupnya. (red)

Wartawan : Rosa Rosmilah
Editor : Putri

Komentar

Headline