oleh

Peredaran Obat Terlarang Makin Marak di Kota Serang, Kapolres: Jika Ada yang Melihat, Laporkan ke Kami!

KOTA SERANG, Tribunpos.com | Maraknya peredaran serta penjualan obat-obatan terlarang di Kota Serang dirasa kian meresakan. Pasalnya obat keras yang masuk dalam golongan daftar G itu, acap kali disalah gunakan oleh anak-anak muda untuk mabuk-mabukan.

Melihat kondisi ini, Polres Serang Kota akan menindak tegas jika menemukan penjual obat-obatan keras tersebut.

“Akan kita tindak tegas tentunya, apalagi jika ada yang melapor dari masyarakat atau tertangkap tangan,” ujar Kepala Kepolisian Resort Serang Kota, AKBP Firman Affandi saat diwawancarai wartawan Tribunpos.com, Rabu, 01 Mei 2019.

Firman mengatakan, jika laporan atau temuan tersebut masuk ke Polres Serang Kota akan ditindak lanjuti, namun ketika ditemukan penjual obat di kios atau toko maka ia akan mengambil kewenangan sebagai aparat kepolisian.

“Ketika ada yang melapor kita tindak, kita hanya mengambil atau menangani barang bukti, soal penutupan toko bukan kewenangan kami,” katanya.

“Kalau soal penutupan toko, itu tergantung pemiliknya,” sambungnya.

Saat ini pihak Polres Serang Kota sudah menerima beberapa laporan soal penjual obat-obatan dan ada beberapa yang sudah ditindak lanjuti.

“Sudah ada laporan, sudah ada yang kita tindak juga,” pungkasnya.

Baca juga: Peredaran Obat Excimer dan Tramadol Ilegal Marak di Tangerang, Berkedok Toko Kosmetik

Untuk diketahui, peredaran obat-obatan ini menyasar kepada anak-anak muda di Kota Serang bahkan sudah merambah di daerah kabupaten kota lainnya di Banten. Ada beberapa jenis obat-obatan yang terlarang untuk dikonsumsi tanpa resep dokter, Tramadol, Hexymer, Amparzolam. (**)

Wartawan: Oki Andriyanto
Kabiro Kota Serang: Apriadi
Editor: Sandi Pusaka Herman


Komentar

News Feed