oleh

Pengrajin Aluminium Desa Tanjung Atap Sepi Pesanan

OGAN ILIR, Tribunpos.com | Sebagai salah satu pusat pengrajin aluminium di Sumatera Selatan, Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu yang mayoritas penduduknya merupakan pengrajin aluminium mengeluhkan sepinya permintaan barang oleh konsumen.

Candi (41) salah satu pengrajin aluminium mengungkapkan saat ini pesanan terhadap kerajinan alumunium sudah menurun.

“Sekarang ini orang yang memesan barang-barang hasil kerajinannya berupa panci, penyaringan, dandang, rantang dan barang lainnya yang berbahan aluminium sudah sangat menurun dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya, hal tersebut berdampak pada penghasilan yang semakin hari semakin berkurang untuk mencukupi kebutuhan keluarganya,” jelas Candi, Kamis (25/10/18).

Hal senada juga dirasakan Fuad (38) pengrajin dandang, menurutnya sepinya permintaan pemesanan sudah di alaminya beberapa tahun belakang ini. Hal tersebut berbeda jauh dibandingkan dengan masa-masa kejayaan pengrajin alumunium Desa Tanjung Atap di era kepemimpinan Presiden SBY.

“Pada masa itu pengrajin bahkan kewalahan dalam memenuhi pesanan konsumen,” tuturnya singkat.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Atap, Sahlan Hasyim mengungkapkan, masyarakat pengrajin dalam beberapa tahun terakhir sangat mengeluhkan sepinya permintaan pemesanan produk kerajinan aluminium oleh konsumen.

“Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor diantaranya karena memang perekonomian kita saat ini sedang sulit yang membuat harga komoditi seperti karet sangat rendah, kemudian faktor produk aluminium dari Desa Tanjung Atap kalah bersaing dengan produk-produk dari luar,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk produk dari luar seperti panci dan dandang memang di produksi dengan menggunakan alat alat pabrik dengan kwalitas yang baik dan terjangkau. Namun meskipun produk kita kalah bersaing dengan produk luar namun selaku pemerintah desa terus mendukung pengrajin agar terus berinovasi menghasilkan produk-produk baru yang lebih di terima oleh konsumen.

“Kedepan kita berencana akan mengadakan pelatihan-pelatihan kepada pengrajin agar nantinya dapat lebih bersaing dan mengasilkan produk-produk baru dari aluminium. Sehingga nantinya produk kerajinan aluminium Desa Tanjung Atap kembali ke masa kejayaannya seperti dulu,” harapnya. (Tribunpos)

Kontributor Desa : Fazil Hulisan SJD
Editor Berita : Sarono PS

Komentar

News Feed