oleh

Pedagang Resah , Diduga Beredarnya Uang Palsu di Pasar Brabasan Tanjung Raya

TRIBUNPOS MESUJI LAMPUNG – Akhirakhir ini di Desa se-Kecamatan Tanjung Raya kabupaten Mesuji di resahkan dengan banyaknya beredar uang yang diduga palsu. Uang tersebut pecahan  100 ribu rupiah. Masyarakat meminta pada pihak penegak hukum supaya proaktif dalam hal ini, karena sungguh sangat meresahkan masyarakat.

Hal ini di alami pak Supri warga Desa Brabasan Makmur, dia mengatakan di duga sindikat pengedar uang palsu ini biasanya beraksi pura-pura beli rokok di warung – warung rumahan.

“Minggu lalu pernah ada pemuda berperawakan agak kecil pendek mengendarai sepeda motor beat warna putih biru mau membeli rokok sampoerna, modusnya mereka pura – pura menawar rokok, setelah harga rokok tidak bisa di tawar, mereka baru membayar dengan uang palsu tersebut. Karena waktu itu kondisi agak samar – samar di karenakan hari sudah  menjelang malam, saya langsung saja mengambil uang pemuda itu dan memberikan uang kembaliannya. Waktu toko mau tutup saya baru menyadari bahwa uang itu uang palsu,” ungkap pak Supri kepada awak media Tribunpos, Sabtu (5/09/20).

Hal yang sama juga di alami oleh Bu Siti Toko kelontongan Nurul yang berada di Pasar Brabasan samping Kantor Pos. Dia pernah menemukan 7 (tujuh) lembar uang palsu di tokonya karena pembeli banyak.

Masih kata dia”saya tidak tau pasti siapa yang membayar belanjaannya dengan menggunakan uang palsu. Saya baru sadar bahwa uang itu palsu setelah saya melakukan pembayaran ke distributor pemasok dagangan karena uang itu di tolak sebanyak 7 lembar pecahan 100 ribu rupiah oleh distributor”.

Narasumber yang lain juga menuturkan bahwa orang yang pernah datang ke warungnya sama persis yang di ceritakan oleh  Supri di duga orang tersebut memakai Honda beat warna putih biru dan badannya kurus pendek. Dengan kejadian dalam rentang sepuluh hari kebelakang ini masyarakat sangat resah, dan meminta tolong pada penegak hukum supaya dapat menindak lanjuti dan mengamankan pelaku pengedar uang palsu tersebut.

Wartawan : Aris Rinaldi,SE
Editor         : Indra Tribunpos

Komentar

News Feed