oleh

Menunggu Berbuka, Panglima Taba Gelar Lapak Baca Buku Gratis

Laporan Wartawan Tribun Pos : Kaka Pusaka / Tanjung Batu Ogan Ilir

TRIBUNPOS.COM, TANJUNG BATU — Budaya membaca yang dinilai kurang digemari oleh kalangan masyarakat saat ini, memicu semangat anak-anak muda yang tergabung di Pangkalan Literasi Masyarakat Tanjung Batu (Panglima Taba) untuk menggelar Lapak Baca Buku Gratis di halaman Masjid Walimah, Minggu (20/5/2018).

Kegiatan ini dilakukan komunitas Panglima Taba untuk menunggu waktu berbuka.


Ahmad Syajari pendiri Komunitas Panglima Taba ini mengatakan, kegiatan Buka Lapak Baca Buku Gratis merupakan program rutin mingguan yang baru dimulai seminggu sebelum puasa tadi.

“Namun karena dibulan puasa ini, kami membuka lapak buku setiap harinya di waktu sore. Memanfaatkan lingkungan masjid yang ramai pengunjung, baik yang tengah menunaikan ibadah maupun pengunjung pasar beduk yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi masjid,” ucap pemuda yang akrab disapa Jai ini.

Jai menjelaskan, selain membuka lapak baca gratis, Komunitas Panglima Taba juga akan mengadakan promosi buku dan diskusi bekerja sama dengan Komunitas lain untuk membangkitkan kembali budaya literasi di Ogan Ilir.

“Kedepannya nanti setelah puasa kami akan membuat buka lapak baca buku gratisnya di lokasi yang berbeda, InsyaAllah ini akan rutin kami giatkan,” ujar Mahasiswa FKIP Pendidikan Teknis Mesin ini.

Selain itu, tambah Jai, buku yang disiapkan totalnya ada sekitar 50an buku, terdiri dari buku-buku sastra, sosial, politik, agama, novel dan buku-buku lainnya.

“Kita juga sisipkan buku-buku anak agar anak anak juga bisa ikut membaca,” tutur mahasiswa yang juga kader HMI di sela-sela menjaga lapak baca bukunya.

Dipenghujung wawancara, ia berharap partisipasi semua masyarakat di Tanjung Batu pada khususnya dan Ogan Ilir pada umumnya untuk bisa memberikan sumbangan bukunya.

Salah satu pengunjung Lapak Baca Buku Gratis, Budi (35) warga Desa Tanjung Laut mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh Komunitas Panglima Taba.

Karena menurutnya, memang masyarakat saat ini kurang memahami bahwa membaca merupakan hal yang sangat penting untuk menambah ilmu dan pengetahuan.

“Saya menyambut positif dengan diadakannya hal ini, karena dapat menumbuhkan kembali minat baca masyarakat di Tanjung Batu. Bukunya ada banyak dan juga menarik,” pungkasnya. (Red)

Editor : Sandi Pusaka Herman

Komentar

Headline