oleh

Komari : Harapan Saya, Diskoperindag Membantu dan Membina Budidaya Tawon Apis Cerana..!!!

TRIBUNPOS WAYKANAN , LAMPUNG – Salah satu warga di Kampung Bandar Agung mulai membudidayakan “Tawon Apis Cerana”. Lebah yang satu ini belum banyak dilirik oleh peternak meski memiliki sejumlah kelebihan.

Membudidayakan tawon ini pun cukup mudah. Memanfaatkan teras belakang rumah untuk menempatkan puluhan kotak-kotak berukuran kecil untuk diperuntukkan rumah si lebah.


Kotak seukuran laci mesin jahit tersebut merupakan sarang tawon. Salah seorang peternak, Komari (30), mengatakan proses budidaya tawon apis cerana tersebut mulai dikembangkan sejak 1 tahunan yang lalu dan merupakan satu-satunya yang ada di Kampung Bandar Agung.

” Pemanenan rutin sekitar 3 bulanan yang dapat menghasilkan 2 sampai 3 botol dalam satu kotaknya, untuk harga pun masih bervariasi paling tinggi saya jual diharga 120 perbotolnya ”

“Satu rumah ada sekitar 5 sarang ada juga yang sampai 8 sarang. Kami belajar secara otodidak, belajar melalui vidio-vidio di beberapa channel Youtuber sehingga masih terus belajar,” kata Komari saat berbincang dengan TRIBUNPOS.COM WAYKANAN  Senin (02/11/2020) malam.

Dan untuk kedepannya, Komari berharap budidaya madu tawon apis cerana bisa dilirik dan mendapat perhatian dari instansi terkait. ” Ya, harapan saya instansi terkait ( Diskoperindag dll) dapat membantu dan membina sehingga budidaya lebah madu ini bisa mendapatkan hasil yang lumayan dan bisa berkembang,” tandasnya.

Wartawan : Roy Hidayat

Editor         : Liz Chaniago

Komentar

Headline