oleh

KH Amiruddin Nahrawi Doakan Jamaah Haji yang Wafat di Tanah Suci

MEKKAH, Tribunpos.com | Idul Adha merupakan momentum umat muslim sedunia untuk melaksanakan ibadah haji di tanah suci. Dalam pelaksanaannya tentu banyak sekali problematika yang terjadi di dalamnya.

Salah satu problem yang tidak bisa di hindarkan setiap pelaksanaannya ialah wafatnya jamaah saat melaksanakan proses ibadah haji. Faktor fisik merupakan salah satu penyebab utama wafatnya para jamaah di tengah-tengah pelaksanaan ibadah haji.


KH Amiruddin Nahrawi selaku Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Sumsel saat dikonfirmasi Tribunpos.com melaporkan, “Selama saya berada di tanah suci, setiap melaksanakan sholat 5 waktu selalu ada 2-3 jenazah yang siap di sholatkan. Fenomena tersebut terjadi di Madinah maupun di Mekkah,” katanya.

Lanjut dalam komentarnya, “Tentunya ini menjadi peringatan bagi kita, saya selaku staf khusus Gubernur Sumsel bidang hubungan antar agama menghimbau dan mengingatkan, agar kiranya para jamaah haji asal Sumsel senantiasa menjaga kondisi fisiknya. Jika ada keluhan soal kesehatan silahkan langsung melapor ke tim kesehatan agar langsung mendapat penanganan,” ujarnya.

KH Amiruddin menambahkan “Tentunya juga, saya selalu mendoakan mereka yang telah wafat dalam melaksanakan ibadah haji” ucapnya.

Lanjut dalam keterangannya, “Wafatnya mereka semoga dalam keadaan khusnul khotimah, sebagai sesama umat muslim sudah menjadi kewajiban kita untuk saling mendoakan baik yang masih hidup maupun yang telah wafat,” pungkasnya. (*/Red)

Editor: Sandi Pusaka Herman

Komentar

News Feed