oleh

Ketua Ormas MPPP-RI Mesuji Minta Dinas terkait Copot Jabatan Oknum Kepsek SMP N 16 Mesuji Dan Sebagai ASN

TRIBUNPOS,MESUJI LAMPUNG–sudah bukan rahasia umum beberapa bulan terakhir oknum kepala sekolah di salah satu SMP 16 Mesuji dugaan terlibat cinta terlarang dengan oknum guru kelasnya

IM merupakan kepala sekolah SMP 16 N Mesuji yang sudah beristri Diduga terlibat cinta terlarang seorang Oknum Guru Honorer SMP satu atap Way Serdang berinisial ID berstatus masih bersuami

Ketua Ormas MPPP-RI DPD Kabupaten Mesuji Zainuddin,S,Pd Menerima Laporan dari DN meminta dan memohon pendampingan terkait kasus rumah tangga nya yang telah di ujung tanduk karena istri syah nya di duga terlibat cinta terlarang dengan Oknum kepala sekolahhya sendiri,”ujarnya.

Dalam hal ini DN menceritakan kronologis dan menunjukkan Bukti-Bukti dan termasuk keterangan saksi “Bagi saya selaku ketua Ormas MPPP-RI hal ini akan kami tindak lanjuti karena Oknum Kepsek tersebut di duga telah merusak Rumah tangga orang sekaligus merusak Citra Kepala Sekolah dan dunia pendidikan,”tak layak seorang yang Kepala sekolah justru melakukan hal-hal yang tidak pantas harus di copot dari jabatannya sanksi berat dan diberhentikan dari ASN nya,”ujar nya,”paparnya.

Masih kata dia,DN mengaku susah melaporkan terkait hal ini kedinas pendidikan mesuji akan tetapi mereka berdalih berkas pengaduan sudah sampai di meja sekda,bahkan sampai hari ini belum ada sanksi yang di berikan kepada oknum kepala sekolah tersebut.

Di tambahkannya Larangan perselingkuhan oleh PNS merujuk kepada Pasal 14 Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil (“PP 45/1990”) yang berbunyi:

Pegawai Negeri Sipil dilarang hidup bersama dengan wanita yang bukan istrinya atau dengan pria yang bukan suaminya sebagai suami istri tanpa ikatan perkawinan yang sah.

Adapun yang dimaksud dengan hidup bersama adalah melakukan hubungan sebagai suami istri di luar ikatan perkawinan yang sah yang seolah-olah merupakan suatu rumah tangga.

IM yang Duga Telah melanggar ketentuan pasal di atas, dijatuhi salah satu hukuman disiplin berat berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil yang kemudian telah dicabut dan digantikan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (“PP 53/2010”).

IM Duga telah Melakukan Perselingkuhan maka ia layak di berikan Penjatuhan hukuman disiplin berat karena selingkuh tersebut dikarenakan pelanggaran PNS terhadap kewajibannya yang salah satunya adalah untuk menjunjung tinggi kehormatan Negara, pemerintah, dan martabat PNS,apabila pelanggaran yang dilakukan berdampak Negatif pada pemerintah dan/atau negara dan juga dapat diduga karena telah melanggar kewajiban untuk menaati segala ketentuan peraturan perundang-undangan, apabila pelanggaran berdampak negatif pada pemerintah dan/atau Negara,”

Dan kami akan segara layangkan Surat pengaduan Ke Inspektorat dan Bupati Mesuji meminta keadilan,”tutupnya.

Wartawan : Tim
Editor : Indra Tribunpos

Komentar

News Feed